Pilpres 2019

Ketua RT dan RW Yang Jadi Timses Pileg dan Pilpres Harus Mengundurkan Diri

Ketua RT dan RW yang menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) harus mengundurkan diri dari jabatannya.

Ketua RT dan RW Yang Jadi Timses Pileg dan Pilpres Harus Mengundurkan Diri
Tribunnewsbogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor Yustinus Elyas 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Panwaslu Kota Bogor mengimbau kepada Ketua Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) dilarang menjadi tim sukses (timses) Pemilihan Legislatif (Pileg) ataupun Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor Yustinus Elyas mengatakan bahwa Ketua RT dan RW yang menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) harus mengundurkan diri dari jabatannya. 

Menurutnya hal itu sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang menyebutkan bahwa RT dan RW tidak berpolitik pada Pileg dan Pilpres 2019.

"Kalaupun terbukti mereka ikut berpolitik, yang bersangkutan harus mundur atau dicopot dari jabatannya, kalaupun ada Caleg, wajib mengundurkan diri," katanya ketika berada di Hotel Salak Heritage, Senin (15/10/2018).

Meski demikian kata Yustinus ampai saat ini Bawaslu Kota Bogor belum menemukan pelanggaran.

"Belum ada temuan, kami masih menatanya atau mendatanya dan mengingatkan mereka," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved