Luhut Beri Alibi Ketika Minta Pimpinan IMF Ubah Pose Dua Jari Menjadi Satu, Fadli Zon : Bohong Lagi
Luhut Binsar Panjaitan mengungkap alasan mengapa ia meminta pimpinan IMF untuk mengubah pose dua jari mereka menjadi satu. Fadli Zon ikut beri komenta
Penulis: khairunnisa | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberikan penjelasan soal tegurannya untuk pimpinan IMF.
Luhut Binsar memang sempat menegur Managing Director IMF Christine Lagarde sedang melakukan sesi foto bersama.
Luhut Binsar Pandjaitan berdiri tepat di samping Christine Lagarde.
Ketika bersiap untuk berfoto, Christine Lagarde berpose dengan mengacungkan kedua jarinya, telunjuk dan jari tengah.
Sedangkan Luhut Binsar Pandjaitan tampak mengacungkan ke-10 jarinya.
Namun setelah melihat ke arah Christine Lagarde, Luhut seketika mengganti pose jarinya dengan satu jari.
Melihat hal tersebut, tiba-tiba saja Luhut Binsar Pandjaitan membisikkan Christine Lagarde untuk meminta mengikuti posenya.
Melihat Luhut Binsar Pandjaitan yang memberitahu Christine Lagarde, Sri Mulyani lantas tertawa.
Christine Lagarde dan Kim lantas menuruti apa yang dikatakan oleh Luhut Binsar Pandjaitan.
Yakni dengan segera mengganti pose dua jarinya menjadi pose satu jari.
Suasana di ruangan itu pun seketika menjadi heboh.
Peristiwa yang kemudian menjadi viral itu pun lantas segera ditanggapi oleh Luhut.
• Video Luhut Tegur Pose Pimpinan IMF 2018, Sri Mulyani Tertawa Saat Christine Lagarde Ubah Jarinya
Dilansir dari tayangan Tv one, Luhut seolah mengatakan bahwa ia tidak sedang berkampanye.
Luhut menjelaskan bahwa pose satu jarinya itu ia maksudkan untuk menjelaskan kepada pimpinan IMF bahwa Indonesia itu satu.
Karena sebelumnya, Luhut mengaku telah mengatakan kepada Christine Lagarde mengenai simbol kesatuan Indonesia itu.