Polisi Buru Penyebar Info Hoax Kabar Penculikan Anak di Babakanmadang Bogor

Wawan menegaskan, jika kabar yang mencantumkan foto ada penculik yang ditangkap itu adalah hoax alias tidak benar.

Polisi Buru Penyebar Info Hoax Kabar Penculikan Anak di Babakanmadang Bogor
Ist
Pria ini ramai diperbincangkan karena dituding sebagai penculik anak di Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Aparat kepolisian saat ini tengah mencari penyebar info hoax soal pelaku penculikan yang tertangkap diwilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

"Kami sedang berkoordinasi dengan Polres untuk menyelidiki penyebar hoax itu, karena informasi itu sudah meresahkan warga apalagi kejadian di foto itu hari Selasa kenapa tersebar hari Rabu, artinya ada yang sengaja membuat hoax agar warga di Cimahpar resah," ujar Kapolsek Babakan Madang, Kompol Wawan Wahyudin.

Wawan menegaskan, jika kabar yang mencantumkan foto ada penculik yang ditangkap itu adalah hoax alias tidak benar.

Sebab, sambungnya, foto tersebut merupakan pelaku pencurian handphone bernama Iskandar (41) bukan pelaku penculikan.

"Kami pastikan itu hoax jangan sekali-kali percaya karena foto itu adalah pelaku pencurian handphone di wilayah hukum Polsek Babakan Madang," bebernya kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (18/10/2018).

Foto Pria Ini Tersebar Disebut sebagai Penculik Anak di Bogor, Ini Kejadian Sebenarnya

Ia memastikan bagi para orangtua yang dibuat resah oleh informasi itu tak perlu khawatir dan diimbau untuk meyaring informasi sebelum disebar ke media sosial sehingga tidak menimbulkan keresahan.

"Foto ini kan tersebar di grup WhatsApp emak-emak jadi tolong jangan sekali-kali percaya, kroscek dulu ke pihak yang berwenang sebelum menyebarkan ke grup lain," ungkapnya.

Sebelumnya beredar foto pria yang disebut-sebut tertangkap dan dikeroyok warga tersebar pada hari Rabu (17/10) kemarin di grup WhatsApp.

"Tadi sebelum hujan ketangkep lagi bawa anak kecil di sukaraja cimahpar yg arah rumah mamah randy kelas 2b, hati2 ya mam waspada ini di cimahpar rame banget pada ketakutan penculikan dah memasuki perkampungan," begitu isi pesan di grup WhatsApp tersebut.

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved