Vonis Pelaku Tawuran Pelajar di Cileungsi Dianggap Tak Sesuai, Keluarga Korban Ajukan Banding

Dua siswa SMK PA pun menjadi korban dan satu di antaranya atas nama Stivevani (16) tewas.

Vonis Pelaku Tawuran Pelajar di Cileungsi Dianggap Tak Sesuai, Keluarga Korban Ajukan Banding
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Ruang sidang ramah anak di PN Cibinong, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sidang putusan kasus tawuran pelajar Cileungsi yang menewaskan seorang pelajar digelar hari ini Kamis (18/10/2018) di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kabupaten Bogor

Pantauan TribunnewsBogor.com, sekitar pukul 17.30 WIB, sidang putusan ini digelar dengan dihadiri para keluarga terdakwa dan keluarga korban.

Sebanyak 11 terdakwa dibawah umur juga tampak dihadirkan dengan berpakaian serba putih dalam sidang yang digelar di ruang sidang ramah anak PN Cibinong ini.

Mereka adalah para siswa SMA BP antara umur 15 sampai 18 tahun yang terlibat dalam kasus penyerangan antar pelajar di depan Masjid Al-Mukarramah, Jalan Transyogi, Kampung Sawah, Desa Cileungsi Kidul, Kabupaten Bogor pada Rabu (12/9/2018) lalu.

Dua siswa SMK PA pun menjadi korban dan satu di antaranya atas nama Stivevani (16) tewas.

Dari 11 terdakwa ini, RA dan MA sebagai eksekutor didakwa hukuman 3 tahun 6 bulan.

Sementara yang lainnya 3 orang didakwa 1 tahun 6 bulan dan sisanya didakwa 5 bulan atas perbuatannya.

Orangtua pihak korban, Annisa (39), mengajukan banding atas putusan tersebut.

"Saya sih tidak menginginkan hukuman seberat-beratnya, karena hukuman berat pun tak akan mengembalikan anak saya. Intinya hukuman yang lebih setimpal lah dari perbuatan yang begitu keji," kata Annisa kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (18/10/2018).

Ia berharap bahwa para pelaku yang ia nilai telah menyerang anaknya hingga tewas menggunakan senjata tajam ini dihukum maksimal.

"Minimal dengan jeratan pasal aja. Itu kan dijerat 20 tahun (pasal 170), atau 10 tahun (peradilan anak), itu yang saya harapkan," kata Annisa.

Persidangan hari ini digelar untuk kategori di bawah umur dan untuk kategori umur dewasa pada kasus yang sama akan digelar pada sidang selanjutnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved