Ini Cara Memilih dan Merawat Ikan Hias Agar Tak Cepat Mati

Tanda lainnya untuk mengetahui ikan sedang sakit atau tidak, dikatakan Ardi, bisa dilihat dari tubuhnya apakah terdapat jamur atau tidak.

Ini Cara Memilih dan Merawat Ikan Hias Agar Tak Cepat Mati
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Pedagang ikan hias di jalan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Ikan hias kerap kali tidak berumur panjang alias mati ketika kita pelihara di kolam atau akuarium.

Ternyata ada tips memilih ikan hias agar tidak cepat mati.

Pedagang ikan hias, Ardi menjelaskan, ketika membeli ikan hias perlu dilihat pergerakannya.

"Ketika ingin membeli ikan hias, lihat pergerakannya. Bila bergerak lambat, bahkan cenderung diam, ikan tersebut sakit. Cara mudahnya bisa dilakukan dengan memegang air di kolam atau akuarim. Saat air bergerak, ikan cenderung pergi dengan bergerak cepat. Kalau gerakannya lambat, berarti ikan sakit," ujarnya saat ditemui di jalan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (23/10/2018).

Ia menambahkan, bila ikan tidak memakan pelet ketika diberikan makan, maka bisa dipastikan ikan tersebut sedang sakit.

Tanda lainnya untuk mengetahui ikan sedang sakit atau tidak, dikatakan Ardi, bisa dilihat dari tubuhnya apakah terdapat jamur atau tidak.

Ikan yang sedang sakit pun bisa diketahui dengan melihat apakah sisiknya rusak atau muncul bercak merah di sepanjang badannya.

Untuk mengobati ikan yang sedang sakit, sambung Ardi, cukup dengan membeli obat antiseptik.

"Obat ikan ada banyak macamnya. Kalau ikan sakit, tanyakan saja dulu ke penjual ikan yang menjual obat ikan, obat apa yang sesuai apa. Untuk mengobati ikan sakit bisa dengan garam ikan, atau Gold 100, Gol 1000, dan lain-lain. Sudah banyak dijual obat ikan di toko akuarium," tuturnya panjang lebar.

Perawatan perlu dilakukan agar ikan tidak cepat mati, salah satunya dengan membersihkan akuarium.

"Kalau ikan dipelihara di akuarim, minimal satu bukan sekali dibersihkan dan diganti airnya. Ini untuk sirkulasi juga," imbuhnya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved