Lion Air JT610 Jatuh

Kerabat Gelar Doa untuk 4 Hakim yang Jadi Korban Tragedi Lion Air JT610

Hingga saat ini, petugas masih berupaya melakukan evakuasi korban dan pencarian badan pesawat Lion JT610 tersebut.

Kerabat Gelar Doa untuk 4 Hakim yang Jadi Korban Tragedi Lion Air JT610
(KOMPAS.com/HERU DAHNUR)
Keluarga besar Pengadilan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung menggelar pengajian dan doa bersama bagi korban pesawat Lion Air JT610. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Hakim dan jajaran staf Pengadilan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung menggelar pengajian dan doa bersama untuk korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610, Selasa (30/10/2018).

Lion Air JT610 yang membawa 181 penumpang itu jatuh di Tanjung Karawang.

Hingga saat ini, petugas masih berupaya melakukan evakuasi korban dan pencarian badan pesawat Lion JT610 tersebut.

Hakim Tinggi Bangka Belitung Binsar Gultom mengatakan, para pegawai bergantian tadarus dan malafalkan ayat suci Alquran di ruang pengadilan tinggi.

"Kami berdoa dan berharap masih ada yang selamat dari kejadian itu.

Mudah-mudahan dimudahkan segala urusan dalam proses evakuasi," kata Binsar kepada Kompas.com.

Dia mengungkapkan, keluarga besar Pengadilan Tinggi kini dalam suasana berkabung.

Empat hakim yang bertugas di Kepulauan Bangka Belitung menjadi korban tragedi pesawat jatuh.

Empat hakim tersebut yakni Rijal Mahdi (Hakim Pengadilan Tinggi Agama), Ikhsan Riyadi (Hakim PN Koba), Hasnawati dan Kartika Ayuningtyas (Hakim PT Babel).

Menurut Binsar, dirinya berada di Pangkal Pinang saat mendengar kabar jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

"Biasanya kami berkumpul bersama di sini. Tapi sekarang berbeda. Ada doa dan perasaan duka," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Doa untuk 4 Hakim yang Jadi Korban Tragedi Lion Air JT 610" 
Penulis : Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur
Editor : Farid Assifa

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved