Tangan Wanita Ini Terpaksa Dioperasi, Akibat Kebiasaan Tidur Dengan Posisi Tangan Sebagai Bantal

Wanita ini terbiasa tidur dengan lengan kirinya yang menyangga kepalanya atau tangan diposisikan sebagai bantal.

Tangan Wanita Ini Terpaksa Dioperasi, Akibat Kebiasaan Tidur Dengan Posisi Tangan Sebagai Bantal
Shutterstock
ilustrasi wanita tidur dengan tangan diposisikan sebagai bantal 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Apakah Anda pernah tidur di lengan Anda dan bangun merasakan kesemutan atau mati rasa?

Dalam banyak kasus, mati rasa akan hilang setelah beberapa menit setelah bangun tidur.

Namun kebiasaan tidur jangka panjang dengan lengan Anda di bawah kepala atau tangan diposisikan sebagai bantal berpotensi menyebabkan kerusakan saraf pada lengan.

Seperti yang pernah dialami oleh seorang wanita dari Harbin, China, harus menjalani operasi karena saraf di lengan kirinya rusak.

Ini karena dia terbiasa tidur dengan lengan kirinya yang menyangga kepalanya atau tangan diposisikan sebagai bantal.

Menurut media sosial Weibo, Zhang yang berusia 28 tahun sering tidur siang di meja kantornya selama istirahat makan siang satu jam.

zHANG
Zhnag, wanita yang sering tidur dengan menyangga kepala pakai tangan (GT)

Kadang-kadang, dia tidur lebih dari satu jam di posisi itu dan kemudian menemukan lengannya terasa sakit dan mati rasa.

Namun, dia tidak terlalu peduli dengan mati rasa di lengan karena selalu sembuh sendiri setelah melakukan peregangan.

Sayangnya, mati rasa tidak hilang dalam satu hari!

Cara Buat Ramuan Peterseli, Minum 30 Menit Jelang Tidur, Ampuh Usir Perut Buncit Buat Tubuh Langsing

Tulis Puisi Usai Maia Estianty Menikah, Dul Jaelani: Kita Manusia Tak Berdaya Lawan Takdir

Itu terjadi tiga bulan yang lalu ketika Zhang tidur siang di mejanya.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved