Lion Air JT610 Jatuh

Doa Bersama dan Tabur Bunga Akan Dilakukan Selum Dimulai Pencarian Korban Lion Air Besok

Aksi doa bersama dan tabur bunga akan digelar di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Selasa (6/11/2018).

Doa Bersama dan Tabur Bunga Akan Dilakukan Selum Dimulai Pencarian Korban Lion Air Besok
Kompas.com
Tim penyelam dari Polisi Air Mabes Polri sedang bersiap melakukan penyelaman dalam proses pencarian pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Jawa Barat, Rabu (31/10/2018). (KOMPAS.com/Devina Halim 

TRIBUNNEWBOGOR.COM -  Aksi doa bersama dan tabur bunga akan digelar di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018).

Setelah itu baru dilanjutkan dengan proses pencarian korban dan bagian pesawat.

Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, kegiatan doa bersama dan tabur bunga difasilitasi oleh TNI AL dengan menggunakan dua KRI, yaitu KRI Banda Aceh dan KRI Banjarmasin

"Nanti kami akan berdoa bersama di tempat kejadian perkara (TKP), sehingga diharapkan keluarga korban dapat mengerti dan melihat langsung di lokasi," kata Nugroho, Senin (5/11/2018).

Setelah prosesi tersebut selesai, baru proses pencarian korban dan bagian pesawat kembali dilanjutkan.

Misteri Jatuhnya Lion Air JT610 di Perlahan Mulai Terkuak, KNKT Ungkap Fakta Sebenarnya

Proses pencarian korban akan terus dilakukan hingga radius sejauh 250 meter.

"Kami masih konsentrasi pada pencarian korban di dasar laut sejauh radius 250 meter. Kami akan tingkatkan dan cari lagi hingga tidak ditemukan lagi korban jiwa di radius tersebut," katanya.

Selain itu pihaknya juga akan menyasar pantai di sekitar lokasi untuk menemukan korban maupun bagian pesawat.

Bahkan radius pencarian akan ditingkatkan dari sebelumnya 10 kilometer menjadi 15 kilometer.

"Mudah-mudahan masih ada yang bisa kami temukan dan memberikan keyakinan pada keluarga korban kalau kami kerja all out, pemerintah hadir dalam setiap kejadian seprti ini dan kami bekerja dengan hati," katanya.

Nugroho mengatakan, pihaknya juga sudah menggelar pertemuan dengan keluarga korban untuk memberikan laporan pertanggungjawaban perihal proses evakuasi yang sudah dilakukan selama satu minggu terakhir.

"Tadi setelah pertemuan dengan keluarga korban, kami dapat meningkatkan semangat untuk menemukan korban jiwa khususnya," tegasnya.

Adapun pada hari ini sudah ada 26 kantong jenazah yang berhasil dikumpulkan.

Sehingga total keseluruhan hingga hari ini sudah 164 kantong jenazah dan langsung dibawa menuju RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved