Lion Air JT610 Jatuh

Kepala Barsanas Bilang Para Penyelam Pencarian Korban dan Pesawat Lion Air dalam Keadaan Prima

epala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya M Syaugi menegaskan pada hari perpanjangan proses pencarian korban Lion Air PK-LQP

Kepala Barsanas Bilang Para Penyelam Pencarian Korban dan Pesawat Lion Air dalam Keadaan Prima
Kompas.com
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi di Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Minggu (4/11/2018). (KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya M Syaugi menegaskan pada hari perpanjangan proses pencarian korban Lion Air PK-LQP, kondisi para penyelam dalam keadaan yang prima.

"Kondisi penyelam sehat, prima, top. Saya salut dengan mereka, baik dari TNI, Polri, Basarnas, termasuk Indonesia Diver Rescue Team," kata Marsekal Madya M Syaugi usai pertemuan dengan pihak keluarga korban kecelakaan Lion Air di Hotel Central Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

Marsekal Madya M Syaugi menjelaskan, jumlah penyelam dalam operasi pencarian korban dan pesawat Lion Air saat ini sebanyak 150 orang.

"Itu sudah banyak sekali, lebih dari cukup. Makanya saya bilang dibagi areanya, 150 kalau nyelam semua bingung nanti," kata Marsekal Madya M Syaugi.

Cerita Istri Penyelam Relawan Lion Air Syachrul Anto yang Tewas saat Cari Korban: Kita Pasti Kuat

Sehingga, kata Marsekal Madya M Syaugi, hingga saat ini belum ada rencana untuk penambahan jumlah penyelam.

"Tidak usah khawatir, kalau memang (korban) ada di situ pasti akan ditemukan," tutur Marsekal Madya M Syaugi.

Sementara itu, Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kombes Pol Edi Purnomo, mengatakan pihak RS Polri telah menerima 137 kantong jenazah.

Yang terbaru, kata Edy, RS Polri menerima 32 kantong jenazah.

Dirinya pun berharap, hari ini akan berhasil mengidentifikasi korban pesawat Lion Air PK-LQP.

"Posmortem sampai semalam jam 23 (11 malam) hingga hari ini sudah menerima 137 kantong jenazah, yang terakhir ini 32 sedang kita lakukan pemeriksaan semoga hasilnya ada yang teridentifikasi hari ini," tandasnya.

(Tribunnews.com, Reza Deni)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved