Rupiah Naik Turun, Harga Royal Enfiled Belum Dikoreksi

Lantas, apakah tingginya nilai tukar dolar mempengaruhi harga jual produk Royal Enfield di Indonesia?

Rupiah Naik Turun, Harga Royal Enfiled Belum Dikoreksi
Tribunnews/JEPRIMA
Model saat berpose diatas motor Royal Enfield yang sudah dimodifikasi pada pameran otomotif yang bertajuk Indonesia Motorcycle Show 2018 (IMOS) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2018). Royal Enfield membawa Royal Enfield SG-411 Himalayan yang merupakan hasil kerjasama pihak RE dengan salah satu builder lokal asal Indonesia. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Dalam beberapa waktu belakangan, nilai tukar rupiah terhadap dolar terus melemah, sehingga banyak produsen khususnya di bidang otomotif melakukan koreksi harga terharap produknya.

Lantas, apakah tingginya nilai tukar dolar mempengaruhi harga jual produk Royal Enfield di Indonesia?

Mengingat seluruh produk Royal Enfield di Indonesia didatangkan utuh (CBU) dari India.

Menurut Country Manager Royal Enfield Indonesia, Irvino Edwardly, hingga saat ini pihaknya belum melakukan koreksi harga produknya.

"Untuk sampai saat ini, kami belum menaikkan harga, tapi kami terus memantau perkembangan dollar ini seperti apa. Nantinya kami akan melihat apa yang harus kami lakukan," ucapnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga yang dilakukan pihaknya bukan dikarenakan kenaikan dolar, melainkan pembaruan produk yang mereka jual.

"Kenaikan kita belum ada. Untuk model yang 2018 ada perubahan harga, tapi itu lebih ke arah model terbaru, bukan akibat dolar," katanya.

Irvino juga mengatakan, saat ini pasar Royal Enfield di Tanah Air mengalami pertumbuhan, tetapi, ia tak bisa menyebut secara detail tentang penjualan mereka.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Harga Royal Enfiled Belum Dikoreksi Meski Rupiah Naik Turun

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved