2 Siswa di Solo Ciptakan Robot Pencari Korban Gempa yang Selamat

Indonesia merupakan negara yang terletak di antara tiga lempengan tektonik yakni Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik.

2 Siswa di Solo Ciptakan Robot Pencari Korban Gempa yang Selamat
(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Petugas gabungan menemukan jenasah korban gempa bumi di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/10/2018). Gempa bumi Palu dan Donggala bermagnitudo 7,4 mengakibatkan sedikitnya 925 orang meninggal dunia dan 65.733 bangunan rusak. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Indonesia merupakan negara yang terletak di antara tiga lempengan tektonik yakni Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik.

Sehingga Indonesia sering dilanda bencana alam seperti gempa dan gunung meletus.

Misalnya, gempa dan tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2014.

Bencana alam tersebut telah mengakibatkan ratusan ribu korban meninggal, luka-luka dan hilang.

Belum lama Indonesia kembali diguncang gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Suwalesi Tengah (Sulteng).

Gempa berkekuatan 7,4 Magnitudo yang terjadi pada 28 September 2018 menimbulkan gelombang tsunami.

Bencana tersebut telah mengakibatkan bangunan rusak dan memakan ribuan korban jiwa meninggal, luka-luka dan hilang.

Bencana alam yang sering terjadi di Indonesia inilah yang kemudian melatarbelakangi dua siswa program Boarding School Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta, yakni Amadeo Ahnaf (kelas XI IPA 1) dan Salma Sonia Jneina Sagiri (kelas XI IPA 2) untuk menciptakan robot survivor pencari korban bencana alam yang selamat.

Menurut Salma, robot ini mampu mengidentifikasi posisi korban yang masih hidup di lokasi bencana karena dilengkapi dengan sensor yang bisa mendeteksi suhu tubuh manusia.

Sehingga robot tersebut akan memudahkan tim SAR dan relawan untuk mengevakuasi korban.

Halaman
123
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved