Pilpres 2019

Bertemu Tim Sukses Prabowo-Sandi di Kota Bogor, Sandiaga Uno: Akan Ada Pemerintah Baru

Ia menambahkan, tim sukses ini juga harus bisa menyasar emak-emak dan kaum milenial.

Bertemu Tim Sukses Prabowo-Sandi di Kota Bogor, Sandiaga Uno: Akan Ada Pemerintah Baru
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Calon Wakil Presiden Nomor urut 02, Sandiaga Uno saat berkunjung ke Kota Bogor, Kamis (8/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Calon Wakil Presiden Nomor 2, Sandiaga Uno meminta beberapa hal kepada pengurus tim koalisi kemenangan Prabowo Sandi Kota Bogor yang baru dibentuk tadi siang, Kamis (8/11/2018).

"Empat hal yang harus dikerjakan, yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Dalam bekerja, semuanya setiap hari harus mengunjungi 10 acara. Jadi selama masa kampanye, ada 1.600 pertemuan yang harus dikunjungi," katanya, ketika berorasi di Posko Kemenangan Prabowo Sandi Kota Bogor, di Jalan Pangrango, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (8/11/2018).

Ia menambahkan, tim sukses ini juga harus bisa menyasar emak-emak dan kaum milenial.

Dengan mengatur irama kampanye, Sandi mengatakan bahwa tim sukses Prabowo-Sandi di Kota Bogor harus bisa menyasar emak-emak di seluruh golongan sampai 17 April 2019 nanti.

"Apa yang kita sampaikan? Prabowo-Sandi fokus di ekonomi. Akan kita buka lapangan pekerjaan, membantu UMKM, dan tidak memberi kesempatan untuk tenaga kerja asing. Jangan pernah berhenti sampai 17 April 2019 nanti," lanjutnya.

Sandi menilai, dari kunjungannya ke beberapa tempat di Kota Bogor, ia melihat bahwa banyak lapangan kerja yang mestinya bisa diambil tenaga lokal, namun diambil alih oleh tenaga asing.

Ketika kunjungannya ke Pasar Anyar tadi juga (Kamis, 8/11/2018), Calon Wakil Presiden Nomor 2 ini menuturkan banyak pedagang dan UMKM yang menitipkan semangat optimis.

Semangat optimis ini, sambung Sandi, adalah pesan agar pada 2019-2024 ada keberpihakan kepada UMKM.

"Terakhir, kerja ikhlas. Tunjukkan hati dan luruskan niat, bahwa ini untuk bangsa," jelasnya.

Lainnya, Sandi menganggap bahwa keberadaan Prabowo dan dirinya sekarang ini merupakan amanat dari rakyat seluruh Indonesia.

Sambil berorasi, Sandi mengatakan bahwa pasangan Prabowo-Sandi yang sebelumnya tidak dianggap ini, bisa bersaing dan akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada 2019 nanti.

"Insya Allah setelah 17 april 2019 nanti, akan ada pemerintah baru, Presiden baru, yang kuat, yang bisa membuat rakyat adil dan makmur," imbuhnya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved