Polisi Temukan Pabrik Miras di Kota Bogor, Puluhan Jeriken Ciu Disita

Babinkamtibmas Kertamaya, Aiptu Yayat menerima informasi bahwa adanya pabrik miras oplosan jenis ciu di wilayah Kertamaya.

Polisi Temukan Pabrik Miras di Kota Bogor, Puluhan Jeriken Ciu Disita
Dokumentasi Polresta Bogor Kota
Pabrik miras di Kampung Margasari RT 2/6 Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Pabrik miras oplosan jenis ciu di Kampung Margasari RT 2/6 Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, digerebek Polsek Bogor Selatan Polresta Bogor Kota tadi malam, Rabu (7/11/2018) sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Riyanto mengatakan, pabrik ciu ini diketahui keberadaannya berkat informasi yang didapat dari masyarakat.

Saat itu, Babinkamtibmas Kertamaya, Aiptu Yayat menerima informasi bahwa adanya pabrik miras oplosan jenis ciu di wilayah Kertamaya.

Aiptu Yayat pun, dikatakan Kompol Riyanto, langsung melapor ke regu piket dan tak lama, mereka langsung menuju ke TKP untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

"Ketika dilakukan pengecekan, ternyata memang benar bahwa ada pabrik ciu yang diketahui berada di rumah milik D," katanya, dari keterangan resmi yang diterima wartawan, Kamis (8/11/2018).

Ia menambahkan, ada puluhan jeriken ciu yang ditemukan di dalam rumah D ini, dan di antaranya ada ciu yang siap dijual.

"Polisi pun langsung membawa barang bukti ini dan mengamankan D yang tinggal di kawasan Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor," tuturnya.

Dari penggerebekan ini, polisi mengamankan barang bukti beberupa 41 jeriken miras jenis ciu, 32 jeriken kosong, 20 plastik miras oplosan jenis Ciu siap jual, 1 kiloan, dan 1 buah ember kosong.

"Kami masih mencari bukti-bukti lain dengan meminta keterangan dari saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved