Bidan Winda Disuntik 56 Kali Oleh Dokter YS, Orangtua Mengaku Pernah Diajak Damai

Kasus dokter bidan cantik yang mengalmi dugaan penganiayaan oleh dokter Yusrizal Saputra dengan cara menyuntikkan ke bagian tubuh hingga 56 kali

Bidan Winda Disuntik 56 Kali Oleh Dokter YS, Orangtua Mengaku Pernah Diajak Damai
TRIBUNBATAM.id/WAHIB WAFFA
Suasana rekonstruksi kasus penganiayaan bidan Winda yang disuntik 56 kali oleh dokter Yusrizal di tanjungpinang, Batam 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus dokter bidan cantik yang mengalmi dugaan penganiayaan oleh dokter Yusrizal Saputra dengan cara menyuntikkan ke bagian tubuh hingga 56 kali ini sudah menarik perhatian masyarakat.

Kejahatan itu nampaknya bukan tidak disadari dokter bahwa tindaknya akan berbuntut panjang.

Namun berbagai upaya sudah dilakukan termasuk dengan meminta jalan damai yang berusaha dilakukan oleh terlapor.

"Ia sempat datang silaturahmi, bahasanya ke rumah," kata Edy, orangtua bidan Winda saat dikonfirmasi, Kamis (8/11/2018).

Link Live Streaming Indonesia vs Singapura Piala AFF 2018 - Tonton Siaran Langsungnya di RCTI

Upaya penyelesaian secara kekeluargaan sempat dilakukan.

Keluarga Yusrizal sempat mendatangi keluarga korban.

Namun nampaknya keluarganya tidak menerima dan tetap menempuh jalur hukum demi kepastian keadilan.

"Ia memang sempat datang. Tapi biarkan proses hukum berlanjut. Kita serahkan sepenuhnya ke kepolisian dan kejaksaan. Polisi lebih tahu," katanya.

Bidan Winda Disuntik 56 Kali Oleh Dokter YS, Tersangka Panik Saat Korban 3 Jam Tak Sadarkan Diri

Kasus ini berawal dari dugaan penganiayaan dokter Yusrizal Saputra terhadap bidan bernama Winda dengan cara melakukan suntik sebanyak 56 kali hingga korban tak sadarkan diri. 

Penulis: Wahib Wafa

(Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Kasus Bidan Disuntik 50 Kali, Pengakuan Orangtua Bidan: Dokter Yusrizal Pernah Minta Jalan Damai)

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved