Karena Cap Telapak Kaki Kanan, Satu Bayi Korban Pesawat Lion Air JT 610 Berhasil Dikenali

Jenazah bayi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 berhasil diidentifikasi tim DVI Polri, Jumat (9/11/2018).

Karena Cap Telapak Kaki Kanan, Satu Bayi Korban Pesawat Lion Air JT 610 Berhasil Dikenali
Wartakota/Ilustrasi
Ilustrasi Bayi 

Suyanta menjelaskan hal yang menjadi kesulitan timnya dalam proses identifikasi korban melalui sidik jari adalah kondisi sidik jari.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kondisi sidik jari korban antara lain pembusukkan dan cuaca tempat jenazah tersebut ditemukan.

Untuk Kyara, ia mengatakan kondisinya cukup bagus sehingga memudahkan dalam proses identifikasinya.

"Kondisinya masih cukup bagus, sehingga kita bisa mudah mengidentifikasinya," kata Suyanta.

Guru Arif Yustian: Sedih tapi Bangga Dia Gugur Dalam Tugas Sebagai Analis Kimia

Suyanta mengatakan ada dua metode yang biasa dilakukan timnya untuk mengidentifikasi jenazah lewat sidik jari.

Pertama dengan menggunakan Inafis Portable System (IPS).

Sistem tersebut dioperasikan dengan komputer yang menyimpan database sidik jari.

Data sidik jari tersebut didapat lewat lembaga kependudukan seperti Disdukcapil yang menyimpan rekaman sidik jari penduduk.

Jika dari sistem tersebut tidak berhasil diperoleh data yang akurat, maka akan dilakukan cara kedua.

Cara kedua yang dipakai tim Inafis adalah dengan pencocokkan kasat mata.

Halaman
123
Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved