Geluti Bisnis Jam Dengan Manfaatkan Media Sosial, Faiz Pilih JNE Sebagai 'Jembatan Kepercayaan'

Faiz Aulia Rahman, owner dari @timersupply berbagi cerita bagaimana dirinya membangun kepercayaan kepada para pelanggan.

Geluti Bisnis Jam Dengan Manfaatkan Media Sosial, Faiz Pilih JNE Sebagai 'Jembatan Kepercayaan'
Istimewa
Faiz Aulia Rahman, pemilik @timersupply dan pebisnis jam tangan melalui online 

Pertengahan tahun 2014, Faiz memutuskan untuk membuat akun online shop di Instagram yang ia beri nama @timersupply.

Di lapak @timersupply, ia memamerkan foto-foto jam jualannya.

"Untuk jam yang dijual, saya pilih hanya beberapa merek saja, seperti Casio, G-Shock, Baby-G, Nixon, Fossil dan lainnya. Merek-merek itu yang kebanyakan dicari sama anak muda," ujarnya.

Dirinya sengaja mengembangkan bisnisnya melalui online karena bisa jangkauan pasarnya luas dan tak terbatas wilayah.

Sebelum membangun kepercayaan dengan pembeli, ia harus mendapatkan kepercayaan dari supplier jam-nya.

Tak mudah untuk mendapatkan kepercayaan dari supplier.

Selain banyak saingan, banyak supplier yang msaih memandang sebelah mata dan tak yakin dengannya.

"Awalnya mereka (supplier) gak yakin karena menyangka saya membeli hanya untuk cari murah aja dan ingin dipakai sendiri. Tapi saya tetap fokus yakinkan mereka untuk bisa percaya," ucapnya.

jam berbagai merek yang dijual di @timersupply
jam berbagai merek yang dijual di @timersupply (Istimewa)

Pelan-pelan ia pun mendapat kepercayaan dari supplier, seiring dengan banyaknya pesanan jam tangan kepadanya.

Followers di Instagram-nya pun perlahan bertambah.

Bertambahnya followers dan pesanan setiap harinya juga diikuti dengan perbaikan kualitas pelayanan.

Misal, ia beberapa kali mem-posting foto saat melakukan pengepakan barang, atau saat melakukan pengiriman di kantor jasa pengiriman logistik.

Selain itu, bukti resi pengiriman pun diunggah ke medsos dan juga dikirim ke WhatsApp masing-masing pemesan.

"Atau ada juga yang minta video fisik barangnya, itu kita kasih juga. Semua itu dilakukan biar orang percaya kalau kita ini beneran ada dan beneran jualan. Meski ada juga pembeli yang khawatir takut tertipu atau gimana, tapi saya yakinkan kalau saya serius berjualan," terang Faiz.

Selain itu, agar menambah kepercayaan, ia sering meminta testimoni dari para pembeli.

Testimoni itu lantas ia posting juga di Instagram untuk meningkatkan kepercayaan followers-nya.

Banyak dari para pembeli yang merasa puas dengan pelayanan, barangnya dan tentu harganya.

Sebab, harga yang ditawarkan bisa 30 persen lebih murah dibanding harga di toko.

Hingga Oktober 2018 ini, Followers di Instagram-nya sudah mencapai angka 27 ribu lebih.

Jumlah followers yang sudah mencapai angka puluha ribu itu tentunya diikuti dengan banyaknya pesanan jam.

Dalam seminggu, rata-rata Faiz bisa menjual sekitar 70 jam tangan berbagai merek.

'Jembatan Kepercayaan'

Kelancaran Faiz dalam menjalani bisnis jam melalui online ini tak lepas dari peran penyedia jasa pengiriman logistik.

Selama ini, Faiz memilih JNE untuk mengirimkan barang dagangannya kepada para pembeli.

Biasanya ia mengirim barang dagangannya do kantor JNE yang berada di Jalan Sawojajar, Bogor Tengah, Kota Bogor.

Meski banyak penyedia jasa pengiriman logistik, ia tetap memilih JNE karena beberapa pertimbangan.

Mulai dari beragam pilihan fasilitas lama waktu pengiriman, dan juga dapat potongan 15 persen karena dirinya sudah menjadi member.

"Di JNE sini juga pelayanannya bagus, dan petugasnya juga ramah jadi kaya teman sendiri. Pembayarannya juga bisa via transfer," jelas Faiz.

Faiz Aulia Rahman saat mengirimkan barang di kantor JNE
Faiz Aulia Rahman saat mengirimkan barang di kantor JNE (Istimewa)

Selain itu, ia merasa barang yang dikirim melalui JNE mudah dilacak.

Agen-agen JNE yang tersebar dimana-mana juga jadi alasan mengapa Faiz mempercayakan JNE untuk mengirim barang dagangannya.

Waktu pengiriman pun tak menjadi hambatan bagi Faiz, sebab banyak agen-agen JNE yang buka selama 24 jam.

Proses pengiriman barang dagangan ini bukan tanpa risiko.

Risiko rusak atau bahkan hilang bisa saja terjadi.

Untuk itu, Faiz biasa menggunakan fasilitas asuransi.

"Asuransi tergantung dari pembeli apakah mau pakai atau tidak. Terus asuransi ini biayanya sangat murah tapi manfaatnya besar, apalagi kalau barang yang saya jual harganya relatif mahal," ucapnya.

Penulis: yudhi Maulana
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved