Menteri Darmin Bilang Rupiah Masih Berpeluang Lanjutkan Penguatan Terhadap Dolar

Di pasar spot, hari ini rupiah dibuka pada level Rp 14.533 per dolar AS

Menteri Darmin Bilang Rupiah Masih Berpeluang Lanjutkan Penguatan Terhadap Dolar
TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan nilai tukar rupiah masih berpeluang melanjutkan tren penguatannya. Hal tersebut, didorong oleh mulai derasnya arus modal masuk ke Indonesia.

Laju mata uang garuda terhadap dolar AS belakangan terus menguat, meninggalkan level Rp 15.000 per dolar AS. Di pasar spot, hari ini rupiah dibuka pada level Rp 14.533 per dolar AS, melemah jika dibandingkan penutupan perdagangan kemarin sebesar Rp 14.515 per dolar AS.

"Masih ada ruang (rupiah menguat). Tapi kan kami juga tidak berhabis-habisan untuk memperkuat sekuat-kuatnya langsung, yang penting sudah ada capital inflow," kata Darmin seusai memberikan paparan dalam seminar Indef mengenai proyeksi ekonomi Indonesia 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Darmin menjelaskan, dengan adanya aliran modal asing ke dalam negeri, investor membeli saham dan Surat Berharga Negara, hal itu berimbas pada menguatnya nilai tukar rupiah.

Tren berlanjutnya arus modal masuk juga diharapkan akan bisa menekan defisit transaksi berjalan karena transaksi modal dan finansialnya surplus.

"Yang penting sudah ada capital inflow, sehingga dia beli kembali saham kami, SUN kami, dan kurs menguat lagi, paling tidak menguat lagi. Dengan begitu defisit transaksi berjalan bisa ditutup oleh surplus transaksi modal dan finansial,” jelas Darmin.

Kendati begitu, Darmin belum bisa memastikan sebetulnya di level berapa fundamental Rupiah terhadap dolar. Karena hal tersebut adalah perspektif dan sifatnya bisa saja tidak akan sama. Namun, Darmin meyakinkan, ruang penguatan rupiah terus terbuka.

"Beda-beda orang bicara, ada yang bilang Rp 14.100 hingga Rp 14.200 per dolar AS, macam-macam tapi ada yang bilang bisa Rp 13.800 per dolar AS. Jadi tidak perlu ditanya, tapi masih ada ruang (Rupiah menguat),” tuturnya.

 (Tribunnews.com, Syahrizal Sidik)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved