Dirjen Bina Marga PUPR Investigasi Keretakan Tanah di Jalur Puncak Bogor

Dengan adanya kejadian itu, sambung Hari, dirinya belum dapat memastikan kapan pengerjaan talud dapat rampung.

Dirjen Bina Marga PUPR Investigasi Keretakan Tanah di Jalur Puncak Bogor
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Kementrian PUPR di Riung Gunung, Kabupaten Bogor 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hari Suko Setiono mengatakan, pihaknya akan melakukan investigasi atas peristiwa retaknya dinding penahan tanah ( talud) di kawasan Riung Gunung, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

"Kita lakukan investigasi, cek ke lapangan untuk mengetahui penyebab retaknya," ujar Hari, Kamis (29/11/2018).

Hari menyebut, pengerjaan talud di kawasan Riung Gunung telah dilakukan sejak Juli 2018 lalu, paska bencana longsor yang terjadi di wilayah Puncak.

Dengan adanya kejadian itu, sambung Hari, dirinya belum dapat memastikan kapan pengerjaan talud dapat rampung.

"Bila tidak ada kerusakan, harusnya pengerjaan selesai dalam waktu dekat. Tapi dengan kondisi sekarang, kami belum bisa memastikan kapan akan selesai,” kata Hari.

Sebelumnya, talud atau dinding penahan tanah di lokasi perbaikan longsor, di kawasan Riung Gunung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengalami keretakan, Rabu (29/11/2018).

Keretakan itu menyebabkan separuh dari badan jalan di lokasi tidak dapat digunakan karena terdapat rengkahan selebar 30 sentimeter di sela antara talud dengan badan jalan.

Polisi pun telah memberlakukan rekayasa lalu lintas dan mengimbau kepada para pengguna jalan yang menuju Cianjur dan Bandung agar menggunakan jalur alternatif via Jonggol.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dirjen Bina Marga PUPR Investigasi Keretakan Talud di Jalur Puncak Bogor"

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved