Banyak Pengelola Hotel di Puncak Alami Penurunan Pendapatan Tahun Ini

Tak hanya itu, Irfan melanjutkan, meski di kawasan Puncak banyak lokasi wisata, namun hal tersebut tidak mempengaruhi pendapatan hotel itu sendiri.

Banyak Pengelola Hotel di Puncak Alami Penurunan Pendapatan Tahun Ini
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Hotel RiaDiani, di Jalan Raya Puncak No. 111, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Banyak pengelola hotel di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, yang merasa mengalami penurunan pendapatan.

Manager Hotel Belva 99, Irfan Arianto menjelaskan, pada 2018, ia memprediksi akan ada penurunan pendapatan hingga 50 persen bila dibandingkan tahun lalu, yakni di 2017.

"Jumlah penurunan pendapatan ini karena pengunjung yang menginap semakin sedikit. Banyak kompetitor di kawasan Puncak," katanya, di Hotel Belva 99, Jalan Raya Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Kamis (29/11/2018).

Ia menambahkan, banyaknya kompetitor menyebabkan beberapa hotel yang ada sulit bersaing.

Selain itu, dikarenakan banyaknya villa yang juga menjadi tempat penginapan, jumlah pengunjung yang datang untuk menginap di hotel semakin sedikit.

Tak hanya itu, Irfan melanjutkan, meski di kawasan Puncak banyak lokasi wisata, namun hal tersebut tidak mempengaruhi pendapatan hotel itu sendiri.

"Jarang sekali tempat wisata yang ada mengadakan event-event. Event-event yang ada ini kan secara tidak langsung membantu perhotelan karena wisatawan mencari penginapan. Tapi nyatanya tidak demikian," jelasnya.

Lainnya, Manager Hotel RiaDiani, Subarno Tantoro menambahkan, ada kesulitan lain yang dihadapi pihak perhotelan untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

Dijelaskannya, setiap hotel memiliki segmen pasar tersendiri.

Halaman
12
Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved