Sifat Pelit Ternyata Punya Dampak Buruk Bagi Kesehatan, Begini Penjelasannya

Sebaliknya, seperti telah disebutkan di atas, Pelit atau kikir, adalah kesukaan seseorang menumpuk harta tanpa mau berbagi.

Sifat Pelit Ternyata Punya Dampak Buruk Bagi Kesehatan, Begini Penjelasannya
Tribunnews/JEPRIMA
Petugas jasa penukaran uang asing saat menghitung pecahan Rp 100.000 di PT Ayu Masagung, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS melemah dan menyentuh Rp 13.761 per Dolar AS. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelit atau kikir, termasuk salah satu sifat negatif yang dibenci lingkungan sosial karena susah untuk berbagi.

Sifat ini mendorong seseorang untuk menumpuk harta tanpa pernah mau memerhatikan nasib saudaranya. Dia tidak peduli dengan kondisi orang lain, yang penting dia sendiri bahagia, syukur-syukur bisa kaya.

Pelit berbeda dengan hemat. Dengan berhemat, kita bisa membiasakan diri untuk hidup sederhana dan berusaha mengendalikan nafsu, pasalnya dengan didasari rasa hemat maka tak segala keinginan akan dengan mudah dipenuhi, pemborosan akan menjadi satu alasan dalam mempertimbangkan segala hal.

Namun orang yang berhemat masih sudi berbagi, terutama bila ada rezeki atau memang sudah menyisihkan sebagian apa yang diperolehnya untuk berbagi kepada orang lain.

Sebaliknya, seperti telah disebutkan di atas, Pelit atau kikir, adalah kesukaan seseorang menumpuk harta tanpa mau berbagi.

Mungkin banyak yang mengira sifat Pelit hanya masalah pribadi seseorang. Dampaknya hanya juga dirasakan oleh orang yang bersangkutan.

Padahal tidak. Sifat Pelit membawa bahaya besar bukan hanya pada kehidupan pribadi. Masyarakat juga bisa terkena dampak sifat kikir seseorang.

TERBARU - Link Pengumuman Peserta Lolos SKD CPNS 2018, Cek Lokasi SKB Kementerian & Instansi Disini

Dikutip dari dream co, dampak luas itu terjadi karena sifat kikir bisa menjerumuskan orang untuk melakukan segala cara demi mendapatkan harta.

Sekalipun cara yang dijalankan tergolong tidak bermoral.

Pelit juga cenderung memutuskan silaturahim, relasi dengan orang lain karena orang Pelit tidak peduli dengan kehidupan orang lain dan lebih mementingkan diri sendiri.

Halaman
123
Editor: khairunnisa
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved