Jajanan Pinggir Jalan Kue Ape di Sukasari, Harganya Cuma Rp 1000 dan Buka Sampai Malam

Pinggirannya yang renyah dan di bagian tengah yang empuk, menjadi ciri khas dari kue ape ini.

Jajanan Pinggir Jalan Kue Ape di Sukasari, Harganya Cuma Rp 1000 dan Buka Sampai Malam
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Kue Ape 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Di antara banyaknya jajanan tradisional yang ada, kue ape, atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan kue tete masih bisa ditemukan di Kota Bogor.

Pinggirannya yang renyah dan di bagian tengah yang empuk, menjadi ciri khas dari kue ape ini.

Kue Ape ini juga memiliki aroma yang khas yang berasal dari daun suji dan pandan.

"Kue ape atau kue tete ini dibuat dari olahan tepung beras, terigu cakra, daun suji, pasta pandan, dan bahan lainnya," kata pedagang kue ape, Hoerudin, di sekitaran Bundaran Ekalokasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (2/12/1018).

Jajanan yang ia buat dengan disangrai di atas arang ini, sangat laku terjual.

Hoerudin menjelaskan, akan ada perbedaan ketika kue ape ini dibuat dengan arang atau kompor gas.

"Saya juga enggak tau mengapa, kalau dibuat dengan kompor gas, sedikit yang beli. Kalau disangrai dengan arang, malah laku terjual," jelasnya.

Kue Ape
Kue Ape (TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu)

Selain enak, jajanan ini digemari karena pembuatannya yang cepat dan simpel.

Hanya dengan menaruh adonan ke dalam cetakan lalu ditutup selama 1-2 menit, kue ape sudah matang.

Kita bisa mudah menemukan streed food ini lho di Kota Bogor.

Hoerudin sendiri, setiap hari dari sekira pukul 09.00 WIB sampai 20.00 WIB, berdagang kue ape di sekitaran Bundaran Ekalokasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Harganya juga sangat terjangkau, yakni hanya seribu rupiah perbuahnya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved