Penjualan Mobil Bekas di Kota Bogor Turun Hingga 60 Persen, Manager Showroom Sebut Ekonomi Lesu

2015 terjadi penurunan penjualan sebanyak 30 persen, lalu di 2016 penurunan penjualan mobil bekas meningkat menjadi 40 persen.

Penjualan Mobil Bekas di Kota Bogor Turun Hingga 60 Persen, Manager Showroom Sebut Ekonomi Lesu
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Showroom mobil bekas di Jalan Raya Tajur No. 35, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Penjualan mobil bekas di Kota Bogor dianggap mengalami penurunan.

Manager showroom Rizki Jaya Motor, Aviv mengatakan penjualan mobil bekas di tahun 2018 turun hingga 60 persen.

"Dari 2015 hingga 2018, terus terjadi penurunan penjualan di showroom kami," katanya.

Aviv menambahkan, pada 2015 terjadi penurunan penjualan sebanyak 30 persen, lalu di 2016 penurunan penjualan mobil bekas meningkat menjadi 40 persen.

Dilanjutkan pada 2017, penurunan meningkat lagi menjadi 50 persen, dan pada 2018, di prediksi terjadi penurunan penjualan hingga 60 persen.

"Penurunan disebabkan daya beli masyarakat yang kurang dan ekonomi yang lesu," jelasnya.

Manager Pemasaran Zhe-Rha Motor, Kiki, di showroomnya juga terjadi penurunan penjualan mobil bekas hingga 50 persen.

"Tahun 2017 dan 2018 ada penurunan penjualan mobil bekas. Penyebabnya mungkin karena ekonomi yang sedang lesu," terang Kiki, di Zhe-Rha Motor, Jalan Raya Tajur No. 68, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (3/12/2018).

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved