Pro-Kontra Bogor Tanpa Kantong Plastik, Konsumen Pilih Belanja di Pasar Tradisional

Odeng pedagang sayur di Pasar Induk Jambu Dua mengatakan bahwa sejak pagi pengunjung di lapak dagangannya meningkat.

Pro-Kontra Bogor Tanpa Kantong Plastik, Konsumen Pilih Belanja di Pasar Tradisional
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Suasana ramai Pasar Induk Jambu Dua, Kota Bogor, Senin (3/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Hari pertama paska di terapkannya peraturan Wali Kota (Perwali) Bogor no 61 tahun 2018 tentang larangan pemyediaan plastik di Pasar Modern,  konsumen di pasar tradisional mengalami peningkatan pembeli.

Satu diantaranya adalah pembeli di Pasar tradisional Jambu Dua yang mengalami peningkatan.

Odeng pedagang sayur di Pasar Induk Jambu Dua mengatakan bahwa sejak pagi pengunjung di lapak dagangannya meningkat.

Bahkan saay sore hari ketika hujan pun banyak pembeli yang datang ke lapak dagangannya.

Hari Pertama Larangan Kantong Plastik di Kota Bogor, Imbauan di Mini Market Pasir Kuda Tak Berlaku

Odeng pedagang sayur di Pasar Induk Jambu Dua Kota Bogor
Odeng pedagang sayur di Pasar Induk Jambu Dua Kota Bogor (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Meski demikian Ia tidak bisa memastikan bahwa peningkatan pembeli disebabkan oleh larangan pemyediaan kantong plastik di Pasar Modern.

"Alhamdulillah cukup banyak, namanya juga dagang, kadang naik kadang turun, tapi sore ini hujan brgini pembeli cukup banyak," katanya.

Meski demikian kata Odeng banyak pembeli yang menanyakan ketersediaan kantong plastik sebelum memmbeli.

Bukan hanya itu pedagang pun banyak yang menngeluhkan berbelanja di pasar modern.

"Kebanyakan perempuan, ibu ibu iya nannnya kang ada plastiknya enggak, saya bilang masih karena kan kalau dipasar belum berlaku, banyak yang bilang ribet susah bawanya kallau enggak ada plastik, tapi kata saya itu kan aturan pemerintah mau atau enggak harus dituruti," katanya Senin (3/12/2018)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved