Liga 2

Soal Isu Pengaturan Skor, Ini Kata Pelatih Semen Padang dan PSS Sleman

Isu pengaturan skor dalam pertandingan belakangan ini cukup santer dibicarakan hingga menjadi sorotan

Soal Isu Pengaturan Skor, Ini Kata Pelatih Semen Padang dan PSS Sleman
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pelatih Semen Padang FC Syafrianto Rusli bersama perwakilan pemain (kiri) dan Seto Nurdiantoro bersama perwakilan pemain (kanan) dalam jumpa pers jelang laga Final Liga 2 2018 di Hotel Lorin Sentul Bogor, Senin (3/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Laga besar akan segera digelar bagi tim Semen Padang FC dan PSS Sleman dalam Final Liga 2 2018 di Stadion Pakansari Bogor Selasa (4/12/2018) besok.

Terkait adanya isu pengaturan skor dalam pertandingan yang menjadi sorotan akhir-akhir ini, kedua pelatih mengaku tidak akan terpengaruh dengan isu tersebut.

Pelatih Semen Padang FC, Syafrianto Rusli mengaku sejak awal sudah menekankan kepada pemainnya untuk tidak terpengaruh oleh hal-hal di luar strategi permainan serta menghormati sang wasit.

"Gunjang-ganjing yang terdengar sekarang insya Allah kami tidak terpengaruh karena kami tidak terlibat di dalam hal itu. Saya kepada pemain, berlatih serius dan bermain dengan baik," kata Syafrianto saat ditemui TribunnewsBogor.com saat jumpa pers di Sentul Bogor, Senin (3/12/2018).

Ia berharap bahwa pertandingan laga final nanti akan berakhir dengan fair (adil) serta adanya isu tersebut, kata dia, bisa berakhir.

"Mudah-mudahan dengan terbongkar ini, pertandingan ini saya yakin akan fair nantinya. Sekarang sorotan lagi gencar-gencarnya di TV maupun netizen, kami berharap dari pelatih diakhiri ini seenggaknya. Karena sepak bola itu sekarang orang sudah berbicara tentang teknologi sangat tinggi untuk perkembangan sepak bola. Kita masih bergelut dengan hal-hal di luar yang sepele yang tak perlu kita ikuti," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro.

Ia mengatakan bahwa pada pertandingan nanti diharapkan menjadi pertandingan yang laik bagi kedua tim.

"Pada dasarnya kami bekerja di teknis, saya berkomitmen dengan diri saya sendiri. Di kompetisi pun saya tidak akan pernah mengomentari kinerja wasit. Mungkin kalau kami kalah berarti saya melatihnya kurang bagus. Di ajang besok di final sebagai pembuktian bahwa kami bekerja di jalur secara teknis. Mudah-mudahan harapan saya besok jadi pertandingan buat kami berdua memang laik tim yang lolos di final," kata Seto.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved