Dibeli Cakra Khan Hingga SBY, Wayang Kulit Buatan Pedagang Bakso Di Bogor Ini Pernah Sampai Diekspor

dua tipe wayang yang dipasang yakni lukisan berbahan dasar kulit kambing dan wayang kulit asli untuk pertunjukan yang terbuat dari kulit sapi/kerbau

Dibeli Cakra Khan Hingga SBY, Wayang Kulit Buatan Pedagang Bakso Di Bogor Ini Pernah Sampai Diekspor
Tribunnews.com/Naufal Fauzy
Seorang penjual bakso di Jalan Gor Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Suwandi (43) menghiasi dinding-dinding kedainya dengan seni wayang kulit. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Seorang penjual bakso di Jalan GOR Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Suwandi (43) menghiasi dinding kedainya dengan seni wayang kulit.

Ada dua tipe wayang yang dipasang yakni lukisan berbahan dasar kulit kambing dan wayang kulit asli untuk pertunjukan yang terbuat dari kulit sapi dan kerbau.

Suwandi mengaku bahwa wayang kulit ini buatannya sendiri dan ia jual kepada siapa pun yang berminat.

Pria yang tinggal di Perum Buan Asri, RT 5/6, Nanggewer Mekar, Kecamatan Cibinong ini mengatakan bahwa pembuatannya sendiri dilakukan dengan cara kulit dipahat kemudian diberi cat khusus.

"Saya kreasi sendiri, belajar dari kakak saya di Solo. Saya kreasi wayang ini sudah 20 tahun," kata Suwandi kepada TribunnewsBogor.com, Senin (3/12/2018).

Ia menuturkan bahwa pemasaran yang dia lakukan hanya mengandalkan rekomendasi dari mulut ke mulut.

Bahkan karyanya itu juga pernah dikirim keluar negeri seperti ke Jepang dan Belanda.

Selain itu, menurutnya ada pula tokoh seperti penyanyi hingga mantan presiden yang pernah memesan wayang buatannya itu.

"Dulu waktu pameran di Pondok Indah, Cakra Khan pesen Gunungan dengan cat campuran emas. Jendral-jendral TNI gitu juga banyak yang pesen. Pak SBY (Susilo Bambang Yushoyono) juga pernah mesen," katanya.

Ia menjelaskan bahwa untuk harga hiasan dinding dipatok paling murah Rp 400 ribu sedangkan wayang untuk pentas paling murah Rp 1 juta.

Bahkan untuk kedua jenis ini kata dia harganya bisa mencapai berjuta-juta tergantung pesanan dan kerumitannya.

"Kalau saya sih mentingin kualitas, supaya yang mesen puas. Kalau yang beli atau yang mesen tidak puas, saya yang malu" kata Suwandi.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved