Digerebek Karena Kedapatan Simpan Ratusan Merak, Pemilik Vila Mengaku Awalnya Hanya Sepasang

Saat ditanya perwakilan KLHK, pemilik villa itu pun mengaku, ia mulai memelihara burung merak dari 1990-an lalu sampai sekarang.

Digerebek Karena Kedapatan Simpan Ratusan Merak, Pemilik Vila Mengaku Awalnya Hanya Sepasang
TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan
Vila di kawasan Puncak digerebek Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) karena menyimpan ratusan burung merak 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Staff Keuangan Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Suheru menjelaskan, pemilik villa, IB, mengaku hanya memelihara burung merak tersebut saat villanya didapati memiliki burung merak ilegal.

Suheru menambahkan, IB mengaku kalau burung merak yang dimilikinya itu awalnya sepasang.

IB lantas mengembangbiakkan burung meraknyahingga jumlanyaa bertambah menjadi sekira seratus.

Saat ditanya perwakilan KLHK, pemilik villa itu pun mengaku, ia mulai memelihara burung merak dari 1990-an lalu sampai sekarang.

"Saat ditanya-tanya oleh pihak KLHK, IB pun berkata bahwa sebelum memelihara burung merak, ia pernah memelihara kuda dan uncal (rusa)," jelas Suheru.

Lainnya, Suheru menjelaskan kalau IB pernah datang ke Kantor Desa Kuta untuk membuat surat izin lingkungan.

Maksud keinginan IB, kata Suheru, untuk membuat taman wisata burung di villanya.

"Kata dia kemarin, 'umur saya sudah 73 tahun dan umur sendiri tidak ada yang tau. Anak saya pun pecinta burung. Jadi ketika saya sudah tidak ada, ada yang melanjutkan wisata taman burung ini. Jadi saya ingin membuat izin taman wisata burung, dimana hal ini pun sekaligus membantu perekonomian masyarakat sekitar'. Begitu kurang lebih kata beliau," beber Suheru panjang lebar.

Saat villanya digerebek pun, IB tidak melawan.

Ia menerima dan langsung pergi meninggalkan villanya.

"Setelah itu, IB tidak berkata apa-apa lagi. Dia cuma berkata, 'Bapak panggil saya saja lagi, nanti saya menghadap ke kantor. Saya mau pergi ada urusan dulu'. Begitu katanya," ungkap Suheru.

Lainnya, Suheru mengatakan kalau IB, yang merupakan pemilik villa di Jalan Warudoyong, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, jarang sekali datang mengunjungi villanya.

IB sendiri, hanya sekira satu bulan sekali, datang ke villanya.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved