Ini Progres Perbaikan Longsor di Jalur Puncak, Dibangun Tebing Penahan dan Penguatan Struktur Tanah

ada dua pengerjaan proyek dalam memperkuat struktur tanah dan pelebaran jalan, yakni di kawasan Gunung Mas dan Riung Gunung.

Ini Progres Perbaikan Longsor di Jalur Puncak, Dibangun Tebing Penahan dan Penguatan Struktur Tanah
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Proyek perbaikan bekas longsor di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Pengerjaan proyek perbaikan bekas longsoran di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, tepatnya di kawasan Gunung Mas - Riung Gunung, masih berlanjut.

Satu di antara pekerja, Muhammad Risky (38) mengatakan, ada dua pengerjaan proyek dalam memperkuat struktur tanah dan pelebaran jalan, yakni di kawasan Gunung Mas dan Riung Gunung.

Di kawasan Riung Gunung, pengerjaan sedang dalam proses pemasangan batu kapur atau limestone.

"Fungsi batu limestone ini sebagai pondasi awal agar struktur tanah di bawah jalan menjadi kuat. Selain itu, batu limestone dipakai karena memiliki resapan air," katanya, di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (4/12/2018).

Ia menambahkan, bila batu limestone selesai dipasang, dilanjutkan dengan pembuatan Lean Concrete (LC).

LC ini, kata Risky, berfungsi sebagai lahan atau lantai dasar sebelum dilakukan pengecoran.

Sementara untuk retaining wall yang berfungsi sebagai penahan, masih dalam pengerjaan.

"Retaining wall juga sedang dalam proses finishing. Nanti bila LC sudah terpasang, akan dilakukan pengecoran sampai setinggi jalan di sampingnya," jelasnya.

Untuk pengerjaan proyek di kawasan Gunung Mas, pekerja lainnya, Said (49) menjelaskan, pemasangan batu limestone dan LC sudah dilakukan.

Pengerjaan yang tersisa, hanya tinggal pengecoran saja.

"Tujuan pengerjaan ini adalah agar Jalan Raya Puncak di kawasan Gunung Mas - Riung Gunung semakin lebar dan memiliki struktur tanah yang kuat," ungkap Said.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved