Berkunjung ke Makam Raden Saleh di Bogor, Napak Tilas Tempat Duduk Soekarno Saat Ziarah

Rupanya dinding tersebut dipugar atau diperbaharui, berbarengan dengan dibangunnya makam Raden Saleh.

Berkunjung ke Makam Raden Saleh di Bogor, Napak Tilas Tempat Duduk Soekarno Saat Ziarah
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Makam Raden Saleh di Jalan Pahlawan, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Saat memasuki Gang Raden Saleh di Jalan Pahlawan, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Anda akan melihat dinding batu memanjang tepat di depan Makam Raden Saleh.

Dinding yang memiliki panjang sekitar lebih dari 5 meter itu terlihat unik, karena bagian permukaan tampak menonjol tanpa di plester.

Bentuk asli batu yang dibiarkan menonjol itu membuat relief tersendiri di dinding tersebut.

Rupanya dinding tersebut dipugar atau diperbaharui, berbarengan dengan dibangunnya makam Raden Saleh.

Sandra, cucu dari Mas Adoeng Wiraatmadja mengatakan, bahwa dinding tersebut menghiasi dua rumah.

Dinding batu itu juga pernah dipakai duduk oleh Presiden RI pertama Soekarno, saat ziarah ke Makam Raden Saleh.

"Iya Pak Karno duduk disitu tu, pas lekukan itu di dindingnya, kalau cerita kakek begitu," ujarnya.

Dinding di dekat Makam Raden Saleh ini dulunya sempat dijadikan tempat oleh Presiden RI pertama Soekarno saat ziarah.
Dinding di dekat Makam Raden Saleh ini dulunya sempat dijadikan tempat oleh Presiden RI pertama Soekarno saat ziarah. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Sandra menjelaskan bahwa dinding tersebut termasuk kedalam situs budaya makam Raden Saleh.

Akibatnya, dinding batu itu pun tidak boleh dibongkar atau diganti.

"Iya dari depan itu kan kalau masuk sudah kelihatan dinding temboknya berbeda, hanya dua rumah saja, usianya sudah hampir 50 tahunan, sama seperti usia makam ini, enggak boleh dibongkar atau diganti karena kan itu termasuk ke dalam dalam situs budaya," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved