Laporan Dari Bogor yang Terkecil, Ombudsman Imbau Warga Lapor soal Pelayanan

Sedangkan Kota Bogor angka pelaporannya hanya 3,2 persen dari jumlah total sementara ini yang berada di 339 pelaporan.

Laporan Dari Bogor yang Terkecil, Ombudsman Imbau Warga Lapor soal Pelayanan
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Mobil klinik pengaduan Ombudsman 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Diakui Ombudsman, Kota dan Kabupaten Bogor adalah wilayah dengan pelaporan terkecil diantara wilayah lainnya.

Menurut Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jakarta Raya, Teguh P Nugroho melalui tim pencegahannya, mengatakan bahwa pelaporan yang diterima dari wilayah Kabupaten Bogor periode Februari - November 2018 hanya mencapai 6,4 persen.

Sedangkan Kota Bogor angka pelaporannya hanya 3,2 persen dari jumlah total sementara ini yang berada di 339 pelaporan.

"Bogor dan Kota Bogor adalah salah satu terkecil diantara wilayah kami. Itulah kenapa kami menggenjot (sosialisasi) pelaporan di wilayah Bogor Raya," ujarnya dalam sosialisasi di Sentul Bogor, Rabu (5/12/2018).

Sementara dari total 8 wilayah di Jabodetabek, pelaporan tertinggi sementara ini diduduki oleh Jakarta dengan pelaporan mencapai 68,8 persen.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk melapor terkait pelayanan publik ke Ombudsman.

"Ombudsman berfungsi mengawasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara, baik didanai APBD, APBN atau swasta yang mendapat alokaso dana dari negara. Tugasnya selain menerima dan menindak lanjuti laporan masyarakat, itilah kenapa kami membuka klinik pengaduan yang didasarkan tugas dari Ombudsman sendiri," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved