Sudah Diterapkan di Jalan Suryakancana, Parkir Elektronik Bakal Merembet di Kota Bogor

Saat ini penerapan sistem parkir elektronik baru diterapkan di Jalan Otto Iskandardinata dan Jalan Suryakancana, Kota Bogor.

Sudah Diterapkan di Jalan Suryakancana, Parkir Elektronik Bakal Merembet di Kota Bogor
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kepala Bidang Sarana Prasarana Dishub Kota Bogor Dodi Wahyudi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perhubungan Kota Bogor mulai menerapkan sistem parkir elektronik dengan menggunakan mesin parkir Terminal Parkir Elektronik (TPE).

Saat ini penerapan sistem parkir elektronik baru diterapkan di Jalan Otto Iskandardinata dan Jalan Suryakancana, Kota Bogor.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dishub Kota Bogor Dodi Wahyudi mengatakan bahwa saat ini baru ada 18 mesin parkir yang digunakan di Jalan Suryakancana dan Jalan Otto Iskandardinata.

Saat ini pihaknya juga sedang melakukan analisa dan evaluasi di sejumlah titik kantong parkir di Kota Bogor.

Kedepan bukan tidak mungkin beberapa lokasi juga diterapkan sistem parkir elektronik.

"Jadi untuk di Jalan Suryakancana per 1 Desember sudah uji coba, sekarang masih trail error dulu, agar ketika benar benar start tidak ada kendala, tapi sampai saat ini juga belum ada kendala, nah nanti kita sambil melakukan analisa dan evaluasi juga mungkin kedepannya ada potensi yang bisa kita pasang tpe, iya karena tidak menutup kemungkinan di titik lain,"katanya Kamis (6/12/2018) saat ditemui dikawasan Balaikota Bogor.

Dodi menjelaskan bahwa penerapan TPE juga bisa diterapkan di Jalan Siliwangi, Pengadilan, Pasar Anyar  atau Dewi Sartika, dan Jalan Sudirman.

Menurutnya penerapan sistem parkir elektronik juga busa bermanfaat untuk warga dan Pemkot Bogor.

"Karena kita ingin meningkatkan pendapatan asli daerah khususnya di sektor parkir, banyak keuntungannya adalah kita bisa menekan kebocoran kedua adalah kita meningkatkan sdm, dengan adanya tpe ini para juru parkir diangkat sebagai pekerja kontrak waktu terbatas dan itu mereka di gaji,  mereka juga mendapat bpjs kesehatan dan ketenaga kerjaan," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved