Pilpres 2019

Tegas Merespon Isu Miring, Erick Thohir : Sekarang Kita Harus Ofensif

Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengingatkan jajaran Timses agar lebih tegas merespon isu 'miring'.

Tegas Merespon Isu Miring, Erick Thohir : Sekarang Kita Harus Ofensif
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir, saat ditemui, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengingatkan jajaran Timses agar lebih tegas merespon isu 'miring'.

Erick menerangkan, sejumlah laporan yang dilayangkan oleh pihak-pihak tertentu kepada Jokowi - Ma'ruf hanya mencari kesalahan di luar substansi.

"Sudah gitu mending yang dilaporkan benar, yang dilaporin kebanyakan yang disalah - salahin," ujar Erick usai menghadiri acara rapat koordinasi nasional Direktorat Hukum dan Advokasi di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018).

Erick meminta, jajaran tim kampanye untuk solid. Ia mengimbau agar TKN tak lagi menggunakan strategi bertahan menghadapi serangan yang menyudutkan pasangan mereka. Sebab, menurut Erick, isu - isu mengarah kampanye hitam masih terus terjadi. Isu itu dianggap Erick perlu diklarifikasi oleh jajaram timses.

"Yang tadinya kita defensif, kita menganggap ini juga merupakan kampanye yang baik, tapi karena kemarin kita sudah diserang bahkan ada kampanye PKI segala, jadi mau tidak mau kita harus ofensif sekarang," tutur Erick.

Menurut Erick, tim kampanye termasuk Jokowi sudah sangat sabar menangkal kampanye hitam yang diproduksi oleh pihak tak bertanggung jawab. Ia meminta, pergerakan tim kampanye harus lebih kencang lagi namun tidak boleh terpancing provokasi.

"Sekarang bergerak. Karena apa, semua buktinya, faktanya ada. Jangan sampai nanti kita dianggap melakukan hal - hal yang tidak baik," tutur Erick.

Penulis: Dennis Destryawan  

(Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Erick Thohir: Mau Tidak Mau ,Sekarang Harus ''Ofensif'')

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved