Cerita Itoh Korban Banjir di Rancamaya Bogor, Gendong Anak Sambil Evakuasi Barang Berharga

Itoh (24) terus menggendong anaknya sambil mencoba mengevakuasi barang-barang yang bisa diselamatkan saat banjir

Cerita Itoh Korban Banjir di Rancamaya Bogor, Gendong Anak Sambil Evakuasi Barang Berharga
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Itoh (24) terus menggendong anaknya saat banjir terjadi di Kampung Cikobak, RT 3/4 Kelurahan Ramcamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu (2/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Itoh (24) terus menggendong anaknya sambil mencoba mengevakuasi barang-barang yang bisa diselamatkan saat banjir terjadi di Kampung Cikobak, RT 3/4 Kelurahan Ramcamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor

Dengan kondisi mata berkaca-kaca Itoh menceritakan saat banjir setinggi dada itu merendam rumahnya.

Ketika itu kata Itoh Ia sedang berada di dalam rumah saat hujan deras sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun tiba tiba luapan air dari aliran air Cikobak tiba-ba masuk dengan deras ke dalam rumah.

Tanpa berfikir panjang Itoh pun langsung menggendong anaknya yang masih berusia 4 tahun.

"Enggak mikir apa-apa, saya mah kasian sama anak takut kenapa-kenapa terus saya gendong, keluarga yang lain evakuasi barang yang bisa diselamatkan," katanya.

Banjir di Rancamaya Bogor, Warga Menduga Air Berasal Dari Selokan

Itoh pun tak menyangka air luapan bercampur tanah merah itu pun dengan cepat meninggi hingga seukuran tinggi dada orang dewasa.

Akibatnya perlengkapan dapur, peralatan dapur, alat tidur dan bahan makanan pun semua terendam banjir.

Bahkan surat-surat identitas seperti ijazah dan kartu keluarga pun ikut terendam banjir.

"Enggak ada yang tersisa pak, semua habis beras gas, pakaian kasur semua kerendam," katanya.

Itoh menjelaskan bahwa hampir lebih dari tiga jam air merendam pemukiman rumahnya.

Saat ini Ia dan keluarganya pun berencana akan tinggal di tempat yang aman.

"Semua habis, ini dari siang sampai sore belum surut, enggak tau ini juga mau tidur dimana, paling nanti di maajid sama warga lainya," ucapnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved