Lapak PKL Digusur Jelang Kedatangan Iriana Jokowi ke Semarang, Pedagang Protes
Penertiban ini untuk menyambut kunjungan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, di Kota Semarang. Kunjungan tersebut dijadwalkan pada Jumat pekan ini.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menertibkan lapak dagangan di pinggir Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan sampai Karangmalang, Mijen, Kota Semarang.
Penertiban ini untuk menyambut kunjungan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, di Kota Semarang. Kunjungan tersebut dijadwalkan pada Jumat pekan ini.
"Jumat besok ada kunjungan dari Ibu Negara ke Mijen," sebut koordinator lapangan penertiban, Muhammad Nafis kepada Tribunjateng.com, Rabu (2/1/2019).
Dalam kunjungan itu, Ibu Negara dijadwalkan akan mengunjungi Puskesmas Karangmalang, Aula Kecamatan Mijen, Kebun Agropurwosari Mijen, Nirwana Stable, dan Lawang Sewu.
Selain menertibkan lapak dagangan di tepi jalan, pihaknya juga akan menertibkan reklame di sepanjang jalan itu.
Reklame yang ditertibkan meliputi iklan usaha maupun politik.
"Ini bertahap. Nanti juga menertibkan spanduk regu yang lain. Ada bagiannya sendiri," katanya.
Lapak-lapak yang tertibkan kemudian disita oleh petugas.
Barang-barang milik pedagang yang disita meliputi gerobak, meja, dan terpal.
Sementara itu, seorang pedagang yang lapaknya dibongkar petugas, Eko Pujo Irianto, menyebutkan pembongkaran ini tidak adil.
Menurutnya petugas tebang pilih dalam melakukan penertiban.
"Lapak saya sudah di belakang trotoar, kenapa dibongkar. Kalau mau dibongkar yang lain juga dibongkar. Ini tidak adil," ujarnya.
Pria yang sehari-hari berdagang carica ini menyesalkan tindakan petugas yang membongkar lapaknya karena tidak berada di lahan milik pemerintah.
Lokasi itu telah ia tempati berdagang selama tujuh tahun.
Ia mengungkapkan, pemilik lahan telah memberikan izin untuk ditempati berdagang.