Wali Kota Bima Arya Menduga Banjir Di Rancamaya Dampak Pembangunan Tol Bocimi

Sebanyak 22 rumah di Kampung Cikobak, Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terandam banjir, Rabu (2/1/2019).

Wali Kota Bima Arya Menduga Banjir Di Rancamaya Dampak Pembangunan Tol Bocimi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor, Bima Arya saat meninjau lokasi banjir di wilayah Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (2/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN -  Sebanyak 22 rumah di Kampung Cikobak, Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terandam banjir, Rabu (2/1/2019).

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan bahwa penyebab banjir dikarenakan curah hujan yang tunggu.

Namun Ia juga menduga banjir tersebut karena dampak dari proyek pengerjaan Tol Bocimi.

"Penyebabnya memang karena curah hujan tinggi volume air naik tetapi saya lihat kemungkinan juga ada indikasi bahwa karena efek pengerjaan dari Bocimi," ujar Bima usai meninjau lokasi banjir.

Bima menjelaskan bahwa Proyek pembangunan tol Bocimi menyebabkan drainase yang berada di bawah badan jalan Rancamaya mengecil akibat bagian atas drainase tertekan dampak dari kendaraan proyek yang melintas jalan.

"Jadi ada jalan yang turun itu karena dilalui mobil berat sehingga kemungkinan volume drainase mengecil sehingga air agak terhambat terus ada gorong-gorong juga berapa titik yang rusak informasi dari warga," ujar Bima.

Cerita Itoh Korban Banjir di Rancamaya Bogor, Gendong Anak Sambil Evakuasi Barang Berharga

Banjir Lintasan di Rancamaya Bogor, Belasan Rumah Terendam

Nantinya kata Bima Pemkot Bogor akan melakukan komunikasi dengan penanggung jawab proyek untuk melakukan perbaikan.

"PUPR akan menghubungi pihak Bocimi untuk bersama-sama melakukan perbaikan fisik yang diperlukan jangka pendek dan panjang," kata Bima.

Hal yang sama juga diucapkan oleh warga Rahmat yang menduga banjir tersebut karena dampak dari proyek tol bocimi.

"Air itu nyebrang jalan, tapi karena jalannya itu amblas gorong-gorongnya menyempit air yang datang cukup besae jadi meluap ke pemukiman," katanya.

 
 

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved