Bantah Lakukan Penggerebekan, Ini Tujuan Polisi Datangi Rumah Andi Arief yang Sudah Dijual

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu juga mengklarifikasi bahwa yang mendatangi bekas kediaman Andi bukanlah Polda Lampung.

Bantah Lakukan Penggerebekan, Ini Tujuan Polisi Datangi Rumah Andi Arief yang Sudah Dijual
Twitter @AndiArief_/Kompas.com
Andi Arief mengaku didatangi polisi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, berkicau di akun Twitter-nya bahwa kediamannya di Lampung digeruduk polisi.

Menanggapi hal itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membantah adanya penggerebekan. Ia mengatakan bahwa polisi justru menuju bekas kediaman Andi lantaran viralnya isu penggerebekan.

Polisi yang datang, kata dia, hanya berniat melakukan pengecekan.

"Bukan penggerebekan. Setelah ramai, viral dicek sama petugas di sana, benar nggak rumah Pak Andi Arief. Bukan ternyata rumahnya sudah dijual 2014. Itu mengecek memastikan karena ramai di media sosial," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019).

"Jadi rumah itu sudah bukan atas nama saudara AA," sambungnya.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu juga mengklarifikasi bahwa yang mendatangi bekas kediaman Andi bukanlah Polda Lampung.

Yang datang untuk melakukan pengecekan, kata dia, adalah Polres Bandar Lampung.

Sebelumnya, Andi Arief mengaku rumahnya yang berada di Lampung digeruduk. Andi meminta Presiden Joko Widodo menghentikannya.

"Rumah saya di Lampung digeruduk dua mobil Polda mengaku cyber. Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperlukan," tulis Andi dalam akun Twitter-nya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya  

(Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri Bantah Gerebek Bekas Rumah Andi Arief di Lampung)

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved