Tinjau Realisasi Penyaluran Bencana Puting Beliung, Ibu-Ibu Protes ke Bima Arya

Bima pun meminta agar aparatur wilayah meninjau ulang dan mempersilahkan ibu tersebut mengajukan kembali kerusakan rumahnya.

Tinjau Realisasi Penyaluran Bencana Puting Beliung, Ibu-Ibu Protes ke Bima Arya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor, Bima Arya mendapat protes dari warga terdampak puting beliung di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto diperotes seorang ibu ketika sedang meninjau realisasi penyaluaran bantuan kepada korban bencana alam puting beliung, Jumat (4/1/2019).

Ketika itu Wali Kota Bogor Bima Arya sedang meninjau perbaikan rumah korban bencana alam puting beliung di RW 1, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Usai melakukan peninjaun tiba-tiba seorang ibu yang belakang diketahui bernama Erma Nidar warga RT 1/1 Kelurahan  Cipaku menyampaikan aspirasinya kepada Bima Arya.

Erma memprotes terkait besaran dana bantuan yang diterimanya.

"Bantuan yang diberikan enggak cukup pak," kata Erma.

Bima pun kemudian menanyakan berapa jumlah besaran yang diterima.

Erma pun menjawab hanya Rp 2 juta.

"Rp 2 juta pak padahal hancur rumah saya, itu yang kemarin atapnya jatuh ke bawah itu punya saya, tidak apa-apa depan tidak diperbaiki asal atap sama belakang diperbaiki," katanya.

Menanggapi hal itu Bima pun langsung melakukan kordinasi kepada Camat Bogor Selatan.

Bima pun meminta agar aparatur wilayah meninjau ulang dan mempersilahkan ibu tersebut mengajukan kembali kerusakan rumahnya.

Sementara itu Ketua RT 1/1 Asep menjelaskan bahwa saat dilakukan survei kondisi rumah Erna dalam kondisi rusak ringan.

Namun saat itu pihaknya tidak memeriksa bagian belakang.

"Iya itu kan pakai data awal ketika pertama didata dan kami lihat kondisinya rusak ringan bagian atapnya," katanya.

Asep menjelaskan bahwa pihaknya akan membantu kembali warganya melakukan pengajuan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved