Pilpres 2019
Dr Gamal Sebut Utang BUMN Membengkak di era Jokowi, Perencana Keuangan Beberkan Fakta Sebenarnya
Menurut dr Gamal Albinsaid, utang BUMN jadi luka bagi Indonesia, namun perencana keuangan ini beberkan fakta lainnya.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Dr Gamal Albinsaid Kritisi Utang BUMN era Jokowi, Perencana Keuangan Beberkan Fakta yang Sebenarnya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno, dr Gamal Albinsaid kini sedang ramai dibicarakan warganet di Twitter.
Hal itu karena cuitannya di media sosial Twitter yang memicu banyak komentar dari para netizen.
Sebab, pada cuitannya itu dr Gamal Albinsaid membeberkan data soal hutang Jokowi dan utang BUMN.
Ia memberi tema pada data yang dibeberkannya itu dengan kalimat 'Luka Indonesiaku'.
Ada beberapa data yang ia beberkan, termasuk membandingkan antara kepemimpinan SBY dan Jokowi.
Kemudian yang menjadi perdebatan netizen, yakni postingan ketiganya soal utang Jokowi dan utang BUMN.
Pada datang yang ia sertakan tersebut, terdapat empat presiden lainnya sebelum Jokowi.
Ia menuliskan, pertumbuhan utang luar negeri di era Jokowi merupakan yang tertinggi dalam perjalanan bangsa.
Kemudian, dr Gamal Albinsaid juga menyertakan data empat presiden lainnya.
Yakni Soeharto Rp 551,4 T, BJ Habibie Rp 938,8 T, Gus Dur Rp 1.271,4 T, dan Megawati Rp 1.298 T.
• Beredar Video Jokowi Instruksikan Kapolri-Panglima TNI Stop Sweeping Buku PKI, Ini Fakta Sebenarnya
• Vanessa Angel Terseret Prostitusi Online, Tetangga Bongkar Kelakuan Sang Artis yang Tak Terungkap
Kemduian di era Jokowi, utang tersebut memuncak hingga Rp 4.395,9 T.
Nah, yang jadi pertanyaan netizen, tidak ada data utang yang ditinggalkan SBY di era kepemimpinannya.


Ia menuliskan, utang BUMN di era kepemimpinan Jokowi ini membengkak.
• De Capitol, Berawal dari Bisnis Pencitraan Pejabat Hingga Targetkan Gaet Swasta
• Viral Capres Nurhadi-Aldo, Sudjiwo Tedjo Guyon Bikin Capres-Cawapres Tandingan Bersama Cak Nun
Tak hanya itu, dr Gamal Albinsaid juga menyertakan 10 BUMN pemilik utang terbesar.