Pilpres 2019

Buntut Pose Dua Jari, Bawaslu Sebut Anies Baswedan Terancam Penjara Bila Terbukti Salah

Ia dilaporkan oleh Jaringan Advokat Pengawal NKRI (JAPRI) ke Bawaslu RI dan kini ditangani oleh Bawaslu Kabupaten Bogor.

Buntut Pose Dua Jari, Bawaslu Sebut Anies Baswedan Terancam Penjara Bila Terbukti Salah
Tribunnews/JEPRIMA
Ilustrasi: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut kedatangan suporter klub sepakbola Persija Jakarta yang melakukan konvoi penyerahan Piala Gojek Traveloka Liga 1 di depan Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (15/12/2018). Kegiatan tersebut untuk merayakan kemenangan Persija Jakarta sebagai juara Liga 1. (Tribunnews/Jeprima) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pose dua jari yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara Konferensi Nasional Partai Gerindra 2018 di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor berbuntut panjang.

Ia dilaporkan oleh Jaringan Advokat Pengawal NKRI (JAPRI) ke Bawaslu RI dan kini ditangani oleh Bawaslu Kabupaten Bogor.

Katua Bawaslu Kabupaten Bogor, Irvan Firmansyah menuturkan bahwa penanganan perkara pidana yang menjerat Anies dilakukan selama 14 hari sejak pembahasan pertama 21 Desember 2018 lalu.

"Proses penanganannya selama 14 hari kerja. Alat buktinya dari pelapor berupa video pidato terlapor yang berdurasi sekitar 1 menit,” kata Irvan, Selasa (8/1/2019).

Irvan menuturkan bahwa Anies diduga telah melakukan tindak pelanggaran karena telah melakukan kampanye yang menguntungkan salah satu peserta pemilu presiden dengan statusnya sebagai pejabat.

Irvan mengatakan bahwa Anies bisa dijerat Pasal 547 UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dimana isinya disebutkan bahwa jika terbukti bisa dipidana 3 tahun penjara dan denda Rp 36 juta.

Namun, sampai saat ini penanganan dari Bawaslu terhadap perkara ini masih berlangsung dan Anies baru saja memenuhi pemeriksaan Bawaslu RI di Jakarta, Senin (7/1/2019) kemarin.

“Kami memeriksa dengan mengajukan 27 pertanyaan,” kata Irvan.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilaporkan ke Bawaslu usai berpose dua jari saat mengikuti Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Kabupaten Bogor, pada Senin (17/12/2018) lalu.

Pose ini diduga menyimbolkan pasangan calon presiden nomor urut 2 Prabowo - Sandi.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved