Orang Baik Akan Mudah Depresi Menurut Riset, Begini Penjelasannya

Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat apakah pola aktivitas otak ini dikaitkan dengan gejala Depresi dalam dua minggu sebelumnya.

Orang Baik Akan Mudah Depresi Menurut Riset, Begini Penjelasannya
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Selama ini kita selalu dinasehati untuk berbuat baik kepada semua makhluk hidup.

Dengan berbuat baik, kita juga akan lebih bahagia.

Namun, riset terbaru juga mendapati bahwa orang-orang yang baik hati ternyata juga lebih mudah Depresi.

Riset yang diterbitkan dalam jurnal Nature Human Behavior menemukan, orang- orang baik biasanya peka terhadap ketidakadilan dan ketimpangan.

Nah ketika mereka melihat adanya ketidakadilan, orang- orang baik cenderung lebih tertekan dibanding orang egois.

Riset ini dipimpin oleh Dr Masahiko Haruno dengan meneliti apakah pola pikir "pro-sosial" berkaitan dengan gejala klinis jangka panjang dari Depresi.

Pola pikir "pro-sosial" dalam riset ini didefinisikan sebagai kesediaan untuk mengorbankan diri demi kesetaraan.

Riset diikuti oleh hampir 350 orang yang melakukan tes kepribadian untuk menentukan apakah mereka termasuk individu "pro-sosial" atau individualis.

Ustaz Arifin Ilham Didoakan Habib Rizieq, Sang Putra Kecewa Unggahannya Dihapus : Segitu Takutnya ?

Periset juga mengukur keinginan peserta untuk berbagai uang yang mereka miliki dengan orang yang kurang beruntung.

Dengan memeriksa otak pro-sosial dan individualis menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional (MRI), peneliti dapat melihat area otak mana yang diaktifkan selama situasi tertentu.

Halaman
123
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved