Pilpres 2019

KPU Minta Capres-Cawapres Tak Tanyakan Kasus Spesifik Saat Debat

Paslon diminta fokus ke penggalian visi-misi, gagasan, dan pengetahuan, sebagaimana tujuan penyelenggaraan debat.

KPU Minta Capres-Cawapres Tak Tanyakan Kasus Spesifik Saat Debat
youtube/Kompas TV
Pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (kiri) dan Pasangan apres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin (kanan) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pasangan capres-cawapres diimbau untuk tak memberikan pertanyaan spesifik mengenai kasus tertentu pada paslon lainnya saat pelaksanaan debat.

Menurut Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Pramono Ubaid Tanthowi, imbauan ini muncul supaya paslon dapat fokus ke penyampaian visi-misi mereka.

Paslon diminta fokus ke penggalian visi-misi, gagasan, dan pengetahuan, sebagaimana tujuan penyelenggaraan debat.

"Seharusnya tidak masuk ke hal-hal yang terlalu mikro. Karena kita kan yang ingin kita gali kan visi-misinya, jangan yang terlalu mikro," kata Pramono saat dikonfirmasi, Kamis (10/1/2019).

Pramono menerangkan, tak ada sanksi jika saat debat berlangsung paslon bertanya mengenai suatu kasus ke paslon lainnya.

Pramono memastikan tak diperbolehkannya pertanyaan terkait kasus secara spesifik telah disepakati oleh tim kampanye kedua paslon.

Melalui sejumlah rapat persiapan debat, kedua tim kampanye bersepakat untuk tidak saling melempar pertanyaan yang terlalu konkret.

"Itu kan sebenarnya bagian dari apa yang sudah pahami kedua belah pihak dalam rapat yang berkali-kali bahwa kedua paslon tak menanyakan hal-hal terlalu konkret," ujar Pramono.

Pengalaman debat Pilpres 2014, ada satu paslon yang menanyakan pertanyaan yang terlalu mikro dan konkret ke paslon lainnya. Tapi, pertanyaan itu justru tak dipahami lawan.

Menurut Pramono, tak ada gunanya debat jika paslon saja tak bisa memahami pertanyaan yang diajukan.

Halaman
12
Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved