Firman Utina dan Ponaryo Astaman Merumput Lagi

Ponaryo Astaman dan Firman Utina memang sudah tak lagi aktif beraktivitas sebagai pesepak bola profesional.

Firman Utina dan Ponaryo Astaman Merumput Lagi
TRIBUNNEWS/ABDUL MAJID
Ponaryo Astaman (kiri), 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Ponaryo Astaman dan Firman Utina memang sudah tak lagi aktif beraktivitas sebagai pesepak bola profesional.

Namun, dalam waktu dekat, duo mantan gelandang andalan Timnas Indonesia ini akan kembali merumput.

Bersama dengan sejumlah mantan rekan-rekannya yang juga mantan pesepak bola, Ponaryo dan Firman akan membela tim AIA Indonesia dalam kompetisi regional AIA Championship 2019 di Bangkok, Thailand pada Maret mendatang.

Jika mampu juara di Bangkok, Ponaryo cs berhak berlaga di markas resmi Tottenham Hotspur di London untuk memperebutkan gelar juara dalam babak final AIA Championship 2019.

Firman tampak antusias dengan rencana tersebut. Sambil bercanda, ia pun bertekad tampil maksimal agar bisa lolos ke London demi bisa direkrut Tottenham Hotspur, klub yang disponsori oleh AIA.

"Sekalian dikontrak Tottenham, kita berdua (bersama Ponaryo)," kata Firman saat menghadiri Kompetisi Nasional AIA Championship 2019 di Lapangan Hoki, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Keterlibatan Firman dalam kegiatan AIA Champioship bukanlah yang pertama.

Hanya, tahun lalu, ia tak turun bermain melainkan menjadi pelatih tim.

Menurut Firman, bermain sebagai pemain di AIA Championship akan menjadi tantangan sendiri.

Hal itu lantaran ia dan rekan-rekannya nanti tidak akan bermain di lapangan normal dengan komposisi 11 tim, melainkan lapangan kecil dengan komposisi lima pemain.

"(Akan) Kesulitan main di lapangan kecil. Makanya, kami butuh awareness yang banyak, cepat memanfaatkan peluang karena waktunya cepat (bukan 90 menit)," ucap Firman.

 Sementara itu, Ponaryo menyebut tampil di lapangan kecil akan sangat berbeda dengan saat tampil di lapangan sepak bola. Sebab di lapangan kecil, setiap pemain dituntut untuk bisa bermain di semua posisi.

"Semua pemain harus bisa jadi bek, harus bisa jadi gelandang, harus bisa jadi penyerang. Tidak bisa terpaku di satu posisi," ucap Ponaryo.

Selain mengirimkan Ponaryo cs, AIA Indonesia juga rencananya akan mengirim empat tim lainnya untuk berlaga di Bangkok.

Empat tim lainnya adalah juara AIA Partner League, tim berisi delapan pemain terbaik AIA League, serta dua tim perempuan dari kejuaraan AIA Championship for Women.

Editor: Damanhuri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved