Wilayah Bogor Timur Ingin Pisahkan Diri, Pemkab Bogor Kini Sudah Merestui

Pemisahan wilayah Bogor Timur kini sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005 - 2025.

Wilayah Bogor Timur Ingin Pisahkan Diri, Pemkab Bogor Kini Sudah Merestui
istimewa
RPJPD ini ditandatangani oleh Bupati Bogor Ade Yasin pada Jumat (11/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewaBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemisahan wilayah Bogor Timur kini sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005 - 2025.

RPJPD ini ditandatangani oleh Bupati Bogor Ade Yasin pada Jumat (11/1/2019) setelah pengajuan Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur dilakukan 3 tahun lalu.

"Pengajuannya kan sudah 3 tahun yang lalu selama saya masih pimpinan DPRD di sini dan ini mulai berproses dan mudah-mudahan sambil menunggu ya terus berproses harapan mereka bisa terwujud," kata Ade Yasin.

Ade mengatakan bahwa Pemkab akan mendorong dan mengawal Bogor Timur menjadi daerah otonomi baru.

Meski begitu, ia mengaku tidak khawatir kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari wilayah Bogor Timur setelah terpisah nanti.

"Kan masing-masing punya kelebihan ya, Bogor Timur, Bogor Barat, Bogor Tengah, tapi saya pikir lebih dimekarkan jadi pengelolaan di kita jadi lebih sedikit. Masih ada yang digarap di sini, kita tidak kehilangan seluruhnya, di sini masih ada potensi pariwisata, potensi perkotaan, SDM, gak usah khawatir lah," terang ibu dua anak ini.

Calon DOB Bogor Timur ini diketahui terdiri dari tujuh kecamatan yakni Kecamatan Gunungputri, Cileungsi, Jonggol, Klapanunggal, Cariu, Sukamakmur dan Kecamatan Tanjungsari.

"(DOB Bogor Timur) Sudah siap, tinggal bagaimana masyarakatnya siap juga untuk itu," pungkas Ade.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved