Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Tetap Bidik Olimpiade Tokyo 2020

Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, masih membidik Olimpiade Tokyo 2020 meskipun sudah memasuki usia kepala tiga

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Tetap Bidik Olimpiade Tokyo 2020
humas pbsi
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, masih membidik Olimpiade Tokyo 2020 meskipun sudah memasuki usia kepala tiga.

Demi mewujudkan impian tersebut, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan siap bersaing dengan sejumlah pemain muda di berbagai negara.

"Target jangka panjang, mau ke Olimpiade. Kami tahu pasti tidak mudah karena banyak pemain muda. Semoga bisa masuk," kata Hendra dalam konferensi pers, Rabu (23/1/2019).

Sebelumnya, Hendra pernah tampil pada Olimpiade Beijing 2008 dan berhasil merebut keping medali emas saat berpasangan dengan Markis Kido.

Bersama Mohammad Ahsan, Hendra juga mewakili Indonesia pada Olimpiade Rio 2016. Namun, perjalanan mereka terhenti pada fase grup.

Ahsan/Hendra kini berstatus sebagai pemain profesional atau sudah tidak berbendera pelatnas.

Status mereka berubah setelah mengundurkan diri pada Desember 2018 atau sebelum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengumumkan daftar pemain promosi dan degradasi.

Meski begitu, mereka tetap berlatih di pelatnas dan tetap diasuh Herry Iman Pierngadi sebagai pelatih mereka.

"Jujur, kami belum berlatih lagi di pelatnas karena kami mengikuti Premiere Badminton League (PBL) di India. Nanti kami akan mendiskusikan lagi tentang program latihan kepada Koh Herry," ucap Hendra.

"Saya rencananya akan berlatih di dua tempat yakni pelatnas dan klub Jaya Raya. Kami tetap berlatih di pelatnas karena butuh sparring partner. Kami juga masih didampingi Koh Herry dan Koh Ar (Aryono Miranat) saat bertanding di luar negeri," tutur Hendra.

Di pelatnas, Ahsan/Hendra akan bersaing dengan junior mereka yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto untuk lolos kualifikasi Olimpiade.

Penghitungan poin Olimpiade akan dilakukan sejak Mei 2019.

Sementara itu, dalam debut mereka sebagai pemain non pelatnas di Indonesia Masters 2019, Ahsan/Hendra menang atas Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), dengan skor 21-13, 21-13

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved