Pembuat Barongsai di Kota Bogor Keluhkan Sulitnya Impor Kulit dan Bulu Domba

Pembuat barongsai di Kota Bogor mengeluhkan sulitnya proses impor untuk mendatangkan bahan utama pembuat barongsai.

Pembuat Barongsai di Kota Bogor Keluhkan Sulitnya Impor Kulit dan Bulu Domba
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pengrajin Barongsai Asal Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pembuat barongsai di Kota Bogor mengeluhkan sulitnya proses impor untuk mendatangkan bahan utama pembuat barongsai.

Satu diantaranya adalah usaha rumahan pembuat barongsai Lili Hambali yang sudah sejak tahun 2000 menjadi pengerajin barongsai.

Menurut Lili saat ini Ia kesulitan untuk melakukan impor kulit dan bulu domba mongol.

"Kesulitan kita ya itu adalah di bagian impornya, karena kan kita kulit dan bulu nya ini asli bulu domba mongol," katanya Jumat (25/1/2019).

Lili mengatakan sulitnya melakukan impor itu dialaminya sejak beberapa tahun terakhir.

Menurutnya saat ini untuk melakukan impor prosesnya lebih sulit.

Ia pun mencontohkan bahwa jika ingin melakukan impor barang yang dibeli harus satu kontainer.

"Kalau setau saya dari informasi yang diterima itu jadi kalau untuk satu container itu sekarang isinya tidak boleh campur-campur, jadi ya kalau mau impor harus satu container, dapat informasinya sih saya begitu, makanya kita agak terhambat untuk mendatangkan bahan utama barongsai ini," katanya.

Ia pun berhatap pemerintah memudahkan proses impor barang.

Karena kata Lili usahanya itu bergantung dari bahan utama barongsai.

"Iya kalau impor sulit kita dapat barang darimana sementara di Indonesia tidak ada bulu domba seperti di luar, kalau terus terusan seperti ini bisa mematikan umkm atau usaha kecil," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved