Bupati Bogor Instruksikan Rumah Sakit Tak Menolak Pasien DBD

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan dirinya sudah menginstruksikan kepada para pihak rumah sakit di Kabupaten Bogor untuk serius menangani korban DBD

Bupati Bogor Instruksikan Rumah Sakit Tak Menolak Pasien DBD
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Ratusan pasien serangan nyamuk demam berdarah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa dirinya sudah menginstruksikan kepada para pihak rumah sakit di Kabupaten Bogor untuk serius menangani korban demam berdarah dengue (DBD).

Terlebih sampai saat ini warga Kabupaten Bogor yang dirawat karena DBD mencapai 231 orang dan 5 orang meninggal dunia.

"Saya minta pihak rumah sakit untuk melaporkan secara cepat karena kemarin ketika ada laporan meninggal ternyata bukan DBD, tapi penyakit yang lain," kata Ade, Rabu (30/1/2019).

Selain itu, ia juga mengintruksikan kepada para rumah sakit untuk selalu menerima para pasien penyakit DBD yang kini tengah mewabah.

Dalam biaya perawatannya, kata dia, warga bisa menggunakan BPJS namun jika dalam keadaan darurat, pihaknya bisa membantu.

"Untuk yang sakit di rumah sakit saya intruksikan pihak rumah sakit untuk tidak menolak pasien. BPJS bisa, dalam kondisi darurat biaya bisa kita cover, yang penting tidak ada penolakan," ungkapnya.

Selain itu, Ade juga mengaku juga sudah mengintruksikan ke dinas-dinas, camat kepala desa untuk penanganan lebih serius dan juga membagikan bubuk abate dan foging secara gratis.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved