Kasus Ahmad Dhani

Fadli Zon Sebut Vonis Ahmad Dhani Merupakan Lonceng Kematian Demokrasi

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menilai vonis yang dijatuhkan untuk Ahmad Dhani merupakan keputusan yang tak memiliki rasa keadilan.

Fadli Zon Sebut Vonis Ahmad Dhani Merupakan Lonceng Kematian Demokrasi
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menilai vonis yang dijatuhkan untuk Ahmad Dhani merupakan keputusan yang tak memiliki rasa keadilan.

Menurutnya, yang dicuitkan Ahmad Dhani di media sosial Twitter terkait ujaran kebencian itu tak bersubjek.

"Apa yang dicuitkan saudara Dhani itu saya kira tidak mempunyai alamat dan tidak menghina siapa pun dan tidak ada subjeknya. Kan dia hanya mengatakan bahwa, para pendukung penista agama adalah ba**** yang harus diludahi, kalau gak salah," kata Fadli saat mengunjungi acara rebo keliling Bupati Bogor di Citeureup Bogor, Rabu (30/1/2019).

Satu Sel Bareng Tahanan Ortangtua, Ahmad Dhani Akan Dipindahkan ke Surabaya, Ini Alasannya

Baru Satu Malam Tidur di Dalam Tahanan, Kepala Rutan Cipinang Ungkap Kondisi Ahmad Dhani

Ia menuturkan bahwa di demokrasi mana pun hal ini bukan lah delik hukum.

Sebab apa yang dicuitkan oleh Ahmad Dhani, kata dia, adalah bagian dari kebebasan berpendapat.

"Dalam demokrasi manapun itu bukan delik hukum, kalau ini dihukum sampai 1,5 tahun jelas ini menurut saya lonceng kematian bagi demokrasi kita. Karena ini bagian kebebasan berpendapat baik lisan maupun tulisan, ini dijamin oleh konstitusi kita," katanya.

Ia menuturkan bahwa dalam hal ini pihak Gerindra sama sekali tak melepaskan Ahmad Dhani dan pihaknya akan melakukan banding.

"Mudah-mudahan nanti di banding kita mempunyai hakim yang betul-betul bisa melihat ini secara jelas, secara cerdas," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved