Ingin Membeli Rumah, Pelajari Dulu Perbedaan Rumah Subsidi dan Non Subsidi

Ia pun menjelaskan bahwa untuk KPR Subsidi memiliki nilai cicilan yang flate atau tidak berubah sampai rumah tersebut bisa dilunasi.

Ingin Membeli Rumah, Pelajari Dulu Perbedaan Rumah Subsidi dan Non Subsidi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Perumahan Komersil Pesona Rancasari, Jalan Letkol Atang Sanjaya, Desa Pasir Gaok, Kecamatan Rancabungur, samping Kantor Desa Pasir Gaok 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR - Kebutuhan akan hunian saat ini bisa dibilang cukup tinggi terlebih untuk para pasangan muda yang belum memiliki rumah.

Namun sebelum Anda memiliki rumah ada baiknya Anda mengetahui apa perbedaan KPR Subsidi dan KPR Non Subsidi.

TribunnewsBogor.com pun menanyakan perbedaan tersebut kepada marketing perumahan.

Kepala Kordinator Marketing Pesona Rancasari Hasbiyallah mengatakan bahwa KPR Subsidi merupakan Kredit Perumahan Rakyat yang diperuntukan untuk masyarakat menengah ke bawah.

"Jadi KPR Subdidi itu sebuah kredit kepemilikan rumah yang menargetkan masyarakat dengan penghasilan menengah kebawah, KPR Subsidi, pemerintah menjamin sebagian bunga kredit, sedangkan KPR Non Subsidi merupakan KPR yang perkreditannya mengikuti suku bunga," ujarnya Rabu (30/1/2019).

Ia pun menjelaskan bahwa untuk KPR Subsidi memiliki nilai cicilan yang flate atau tidak berubah sampai rumah tersebut bisa dilunasi.

Sementara KPR Non Subsidi atau komersil nilai cicilan memgikuti suku bunga bank.

"Kalau mengenai persyaratan pada umumnya untuk KPR Subsidi calon pembeli rumah harus berpenghasilan di bawah Rp 4 juta dengan bukti slip gaji dan harus memiliki surat belum pernah memiliki rumah, sedangkan KPR Non Subsidi bisa dimiliki oleh lapisan masyarakat selama mampu untuk memenuhi kewajibannya untuk membayar cicilan," ucapnya.

Untuk fasilitas rumah Subsidi dan non subsidi atau komersil Hasbiyallah mengatakan bahwa spesifikasi rumah non subsidi berada di atas rumah subsidi.

Selain itu biasanya rumah subsidi tidak memiliki dapur sehingga pembeli harus memiliki uang lebih untuk membangun dapur.

"Kalau rumah subsidi biasanya hanya ada ruang tamu, satu kamar tidur, dan kamar mandi, sedangkan untuk rumah komersil pada umumnya memiliki dua kamar tidur, dapur, ruang tengah, carpot, taman, halaman depan dan halaman belakang," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved