Peredaran Alkohol di Kota Bogor Tabrak Aturan, Kafe Dekat GOR Pajajaran dan Sekolah Dibiarkan

Meski begitu, masih banyak tempat penjualan minuman beralkohol yang bertentangan dengan Peraturan buatan Bima Arya tersebut.

Peredaran Alkohol di Kota Bogor Tabrak Aturan, Kafe Dekat GOR Pajajaran dan Sekolah Dibiarkan
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Wali Kota Bogor memeriksa izin penjualan minuman beralkohol di tempat karaoke Masterpiece di Jalan Padjajaran, Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (24/10/2015). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingg Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kota Bogor rupanya masih menjadi tempat ramah untuk minuman beralkohol.

Mulai dari kafe, karaoke, hingga restoran banyak yang menyediakan minuman beralkohol.

Tak terkecuali tempat-tempat yang bersingungan langsung dengan tempat ibadah, sarana pendidikan dan olahraga.

Dalam Perwali nomor 70 tahun 2015 ayat 28 disebutkan bahwa tempat penjualan minuman beralkohol tidak boleh didekat sekolah, gelanggang remaja dan tempat ibadah.

Meski begitu, masih banyak tempat penjualan minuman beralkohol yang bertentangan dengan Peraturan buatan Bima Arya tersebut.

Soal ini, Kepala Bidang Tata Tertib Niaga Disperindag Kota Bogor, Mangahit Sinaga, mengamini hanya ada tiga tempat yang boleh menjual minuman beralkohol.

"Soal minol kalau distribusinya itu kan dari kementerian, kalau penjualannya untuk miras baru dari kita (Pemkot Bogor) tempatnya hanya ada tiga hotel, bar dan restoran, tapi itu harus sesuai perda," katanya Rabu (30/1/2019).

Disperindag Belum Ambil Tindakan, Homer Bar & Kitchen Tetap Jual Alkohol Dekat GOR Pajajaran

Cafe Dekat Gor Pajajaran Jual Minuman Alkohol, Disperindag Kota Bogor Akan Cek Izin Lingkungan

Jual Miras Dekat GOR Pajajaran, Bima Arya Ancam Tutup Homer Bar & Kitchen Bogor

Jual Alkohol Dekat GOR Pajajaran Bogor, Disperindag Bidik Izin Kafe di Jalan Ahmad Yani

Mangahit menjelaskan bahwa terkait penjualan miras yang tidak ada izin maka tempat tersebut bisa ditutup.

"Yang ada izin kita awasi yang tidak ada izin kita tindak, kita cek dan bisa kita tutup,"ucapnya.

Sementara itu terkait berapa jumlah kafe dan restoran dan hotel yang menjual minuman keras, Mangahit pun mengarahkan kepada Bidang Sarana dan Komoditi Perdagangan pada Disperindag.

"Kalau untuk data itu ada dibagian bidang sarana dan komoditi perdagangan,"katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Sarana dan Komoditi Perdagangan pada Disperindag Kota Bogor hingga saat ini masih belum bisa ditemui.

Bahkan beberapa.waktu lalu masih belum mau dimintai keterangan terkait data penjualan minuman beralkohol di Kota Bogor.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved