2000 Warga Kota Bogor Ajukan Gugatan Cerai di Tahun 2018, Bima Arya Klaim Ada Penurunan

Angka pengajuan perceraian di Kota Bogor pada tahun 2018 masih berada di atas angka 2000 pengajuan gugatan cerai.

2000 Warga Kota Bogor Ajukan Gugatan Cerai di Tahun 2018, Bima Arya Klaim Ada Penurunan
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Pengadilan Agama Bogor KLS 1 A 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Angka pengajuan perceraian di Kota Bogor pada tahun 2018 masih berada di atas angka 2000 pengajuan gugatan cerai.

Namun Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengklaim bahwa jumlah tersebut sudah berkurang dari tahun sebelumnya.

"Tidak tinggi, turun datanya salah, cek ke Pengadilan Agama, kita bicara pertahun, bukan perhari, hati-hati salah mengutip data," katanya usai mengukuhkan dan melakukan rotasi mutasi kepada 106 pejabat eselon IV dan III di lingkungan Pemkot Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor pada Jum'at (1/2/2019).

Saat ditanya mengenai apakah angka perceraian dengan jumlah 2000 pengajuan gugatan cerai tersebut cukup tinggi, Bima pun membantah dan menegaskan bahwa angka perceraian di Kota Bogor turun.

"Ini kan kita bicara perceraian itu pertahun jadi data yang masuk kemarin gugatan yang disampaikan itu turun, iya lihat perbandingannya dari tahun lalu, 2000 itu sampai kapan," ujarnya.

Bima juga memastikan bahwa pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan pihak Pengadilan Agama Bogor terkait jumlah angka perceraian.

"Turun bandingkan dengan sebelumnya, hati hati jangan salah mengutip data lho, karena koordinasi dari kepala pengadilan gugatan perceraian itu turun," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved