Pilpres 2019

Jokowi : Ada Tim Sukses yang Menyiapkan Propaganda Rusia

Istilah propaganda Rusia pertama kali dipopulerkan oleh lembaga 'think tank' asal Amerika Serikat bernama Raend Corporation.

Jokowi : Ada Tim Sukses yang Menyiapkan Propaganda Rusia
Kompas.com
Presiden Joko Widodo menyapa warga sekitar Tambora setelah meninjau kegiatan Pemodalan Nasional Madani alias PNM di Lapangan Bola Perisma, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (8/1/2019). PNM yang akan ditinjau Presiden, yakni PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). PNM Mekaar menekankan pada sisi membantu ibu-ibu prasejahtera menjadi sejahtera dengan cara memberi modal usaha dengan bantuan pelatihan serta pengembangan usahanya lewat bisnis usaha.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo ingin perpolitikan di Tanah Air tidak diwarnai dengan fitnah, hoaks dan ujaran kebencian.

Namun, pada kenyataannya jauh panggang dari api.

Ia pun menyebut, persoalan itu bersumber dari strategi politik kotor yang sedang dimainkan oleh tim sukses.

"Problemnya, ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia yang setiap saat mengeluarkan semburan fitnah dan hoaks," kata Jokowi ketika berpidato di depan ribuan pendukungnya di pelataran Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2/2019).

Istilah propaganda Rusia pertama kali dipopulerkan oleh lembaga 'think tank' asal Amerika Serikat bernama Raend Corporation.

Para peneliti membedah strategi Vladimir Putin ketika merebut elektoral di sejumlah wilayah di Rusia pada saat Pemilu 2008 dan 2014.

Bentuk propaganda itu adalah menebar informasi yang dapat membuat masyarakat takut apabila tidak memilih Putin dalam Pemilu.

Jokowi tidak menyebut secara lugas, tim sukses mana yang ia maksud. Jokowi meminta para pendukungnya, terutama pendukungnya yang masuk ke kategori intelektual untuk menangkal semburan propaganda negatif yang terjadi di perpolitikan Indonesia saat ini.

"Ini yang harus segera diluruskan Bapak Ibu sebagai intelektual. Saya yakin 'arek Surabaya' wani (berani). Mesti 'wani', mesti 'wani'. Saya minta door to door dari desa ke desa, dari kampung satu ke kampung lain, beritahu mana yang benar, mana yang tidak benar," lanjut Jokowi.

"Saya mengajak kita semuanya untuk berhadapan dengan banyaknya fitnah, hoaks yang lalu lalang di media sosial,. Cara-cara berpolitik harus mendidik, memberikan edukasi ke masyarakat, penuh etika dan tata krama. Penuh keadaban dan sopan santun," lanjut dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Ada Timses yang Menyiapkan Propaganda Rusia..."

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved